Bentuk investasi gen Z yang akan saya bahas di sini bukan tentang investasi dalam bentuk beli saham, crytpo, atau emas yang sedang tren seperti sekarang ya. Tapi lebih pada investasi jangka panjang yang mungkin teman-teman generasi Z pun sedikit yang pernah memikirkannya.

Namun sebelum itu, teman-teman perlu tahu juga nih, siapa sih yang termasuk ke dalam Gen Z itu sendiri? Apakah generasi seumuran saya yang baru menginjak kepala tiga?

Kenalan dulu dengan Gen-Z

investasi untuk gen zGenerasi ini disebut juga sebagai Gen Z atau i-generation. Mereka yang masuk dalam generasi ini termasuk generasi up to date terhadap isu yang tersebar di media masa atau internet. Mengapa? Karena kehidupan gen Z tidak lepas dari internet. Mereka lahir dan tumbuh di tengah perkembangan teknologi. Mereka juga dikenal sebagai generasi yang mahir dalam mengoperasikan internet baik untuk hiburan, belajar, maupun bekerja.

Gen-Z dalam berbagai penelitian, memiliki karakter yang menggemari teknologi, fleksibel, lebih cerdas, dan toleran pada perbedaan budaya. Generasi ini juga terhubung secara global dan berjejaring di dunia virtual. Meskipun terkenal open minded, namun generasi ini juga diketahui memiliki karakter yang menyukai budaya instan dan kurang menghormati privasi. Meskipun banyak juga yang tidak begitu.

Jelas ya kenapa mereka suka dengan yang instan, mau mencari cara apapun mereka bisa menemukannya dengan cepat melalui mesin pintar.

Membahas bentuk investasi apa yang tepat untuk gen Z menurut saya menjadi hal yang sangat penting karena berdasarkan hasil Sensus Penduduk pada tahun 2020 menunjukkan bahwa penduduk Indonesia didominasi Generasi Z. Totalnya sekitar 74,93 juta atau 27,94% dari total penduduk Indonesia. (katadata)

Nah untuk saat ini generasi Z saat ini diperkirakan berusia 10 hingga 25 tahun. Meskipun belum semua usia Generasi Z produktif, tetapi sekitar tujuh tahun lagi seluruh Generasi Z akan masuk usia produktif. Masih berdasarkan survey dari katadata, komposisi penduduk terbesar selanjutnya berada di usia produktif, yaitu milenial sebanyak 69.38 juta atau 25,87% dan Generasi X 58,65 juta atau 21,88%. Sementara penduduk paling sedikit adalah Pre-Boomer sebanyak 5,03 juta atau 1,87%.

Oleh karena banyaknya generasi Z yang memimpin Indonesia untuk 5 hingga belasan tahun mendatang, maka penting bagi saya membagikan apa yang harus diperhatikan oleh gen Z saat ini. Khususnya ketika mereka memasuki adulthood. Agar mereka lebih siap melanjutkan estafet perjuangan bangsa kita menuju ke arah yang lebih baik. Yuk kita bahas sekarang!

4 Bentuk Investasi Untuk Gen Z Menghadapi Adulthood

Menghadapi Adulthood atau masa dewasa menjadi satu masalah tersendiri ketika kita tidak siap. Ketidaksiapan itu bisa saja dari segi mental, materi, hingga pergaulan kita dengan orang-orang sekitar.

Kalau teman-teman ingat dengan yang disebut sebagai Quarter Life Crisis, maka di saat-saat itulah biasanya kita akan mengalami kehampaan, bingung, rasa rendah diri, dan masih banyak lagi. Namun sebenarnya kita tidak perlu bingung, akan dibawa kemana hidup kita di usia ke-25 tahun dan selebihnya? Bagaimana jika tidak kunjung mendapatkan jodoh yang tepat? Atau bagaimana jika belum mendapatkan pekerjaan? Bagaimana jika belum bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi?

Tenang, kita masih punya waktu. Teman-teman masih punya waktu untuk mencari bekal dan tentu saja sambil terus berupaya meningkatkan taraf hidup melalui bentuk investasi yang cocok untuk gen Z. Apa saja nih kita-kira bentuk investasi gen Z yang cocok diterapkan di era seperti ini?

1. Investasi Leher Keatas

trend saham

Banyak orang yang mengatakan bahwa investasi leher ke atas adalah investasi termahal orangtua untuk anak-anaknya. Yang dimaksud di sini adalah pendidikan. Namun, bagaimana dengan generasi Z yang sudah memasuki usia dewasa? Tentu saja tidak bisa terus menerus bergantung pada orangtua yaa, meskipun kita masih boleh mendapatkan itu dari orangtua kita.

Namun, teman-teman generasi Z bisa mengambil salah satu bentuk investasi untuk gen Z dengan mengikuti berbagai macam pelatihan. Banyak kok pelatihan soft skill maupun hard skill yang digelar oleh berbagai macam platform belajar online dan sifatnya gratis. Bahkan kalaupun berbayar, tidak akan menghabiskan banyak biaya.

Mumpung masih muda, masih belum terikat, inilah waktu yang tepat untuk teman-teman gen Z mengambil kesempatan upskilling dan reskilling sebagai investasi leher ke atas. Tentunya pilih skill yang sesuai dengan passion dan dapat memberikan value untuk diri sendiri ya. Sehingga ketika teman-teman menjalani kerasnya dunia kerja, masuk ke gerbang pernikahan, dan seterusnya, teman-teman gen Z akan lebih siap karena sudah memiliki bekal.

2. Investasi Networking

investasi yang cocok untuk gen z

Membangun jejaring atau networking adalah hal penting yang juga tidak boleh kita lupakan. Sebanyak apapun teman kita di usia remaja, mereka akan terseleksi dengan sendirinya ketika kita memasuki usia dewasa.

Oleh karena itu, perbanyaklah berjejaring dengan cara bergabung dengan komunitas yang sesuai dengan passion misalnya. Jika kita mampu memperbanyak teman atau jaringan, kelak kita akan menuai hasilnya pula. Selain itu, dalam sebuah komunitas kita pasti akan belajar banyak hal. Asal jangan bergabung dengan komunitas yang salah ya, hehe. Jangan sampai bergabung dengan komunitas tentang trend saham, namun justru akan menjerumuskan.

Jangan hanya membicarakan saham murah hari ini, tapi yuk kita coba pelajari bagaimana kita membentuk start-up, bagaimana cara menjadi pemuda/pemudi produktif, bagaimana cara mengasah kemampuan public speaking, dan lain-lain. Siapa sangka, melalui banyaknya networking yang kita miliki, kelak akan memberikan banyak keuntungan untuk kita di kemudian hari.

3. Investasi Aset

Meskipun masih bau kencur seperti yang dikatakan oleh orang-orang di kantor, gini-gini saya melek finansial lho. Saya mulai sadar untuk punya aset di masa depan.

Beberapa investasi aset yang saya lakukan yakni mulai membuka tabungan deposito, membeli tanah dengan sistem kredit (meskipun ini tanahnya orangtua saya, hehe), dan juga investasi konvensional ke sebuah peternakan milik kakak saya.

Teman-teman gen Z bisa juga mulai untuk berinvestasi aset melalui reksadana atau obligasi negara ORI, membeli properti seperti yang saya lakukan, atau mungkin membeli saham yang diperkirakan akan naik.

Semua sah-sah saja asal dilakukan dengan melihat kapasitas diri sendiri ya.

4. Investasi Kesehatan

bentuk investasi untuk gen z

Selain investasi untuk pengembangan skill dan networking, kita juga perlu yang namanya investasi kesehatan ya teman-teman. Masa-masa pandemi yang menghantam kita dua tahun kemarin harus menjadi pelajaran bagi kita untuk memiliki perlindungan kesehatan. Bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang-orang yang kita sayangi.

Apalagi kita tidak akan tahu virus jenis apalagi yang akan muncul ke muka bumi ini karena perubahan iklim maupun karena perilaku hidup tidak sehat yang terus menggerus kesehatan kita dan generasi di bawah kita. Kematian akibat penyakit jantung misalnya, yang kasusnya menjadi sorotan akhir-akhir ini karena perilaku hidup serba instan.

Oleh karena itu tidak salah jika kita “sedia payung sebelum hujan”. Tak perlu cemas bangkrut karena biaya pengobatan yang kian mahal dari tahun ke tahun. Karena teman-teman bisa mengalihkan risiko pada perusahaan asuransi.

Tentu saja pilih asuransi yang mudah dipahami, mudah dibeli, mudah diklaim, diakses dan yang terpenting menyenangkan.

Salah satunya yakni menggunakan asuransi penyakit kritis FWD Critical First Protection dari FWD Insurance untuk perlindungan kita nanti.

Investasi Untuk Gen Z dari FWD Insurance

Salah satu bentuk investasi untuk gen Z dari FWD Insurance ini merupakan investasi yang wajib kita miliki sebagai bentuk rasa syukur terhadap kesehatan yang telah diberikan oleh Allah pada kita.

investasi untuk gen z

Asuransi ini bisa menjadi pilihan terbaik lho, karena dengan biaya premi yang dimulai dari Rp300.000,- nasabah yang terproteksi berpotensi mendapatkan uang pertanggungan senilai lebih dari 500 juta rupiah. Semua itu bisa digunakan untuk biaya rumah sakit yang disebabkan oleh berbagai kondisi kritis, termasuk penyakit kritis yang sering terjadi, penyakit langka, hingga penyakit yang belum ditemukan hingga saat ini.

Teman-teman tidak perlu repot mendatangi kantor FWD Insurance tentunya. Karena produk FWD Critical First Protection ini tersedia dan bisa diakses melalui distribusi keagenan dengan layanan asuransi yang mengedepankan inovasi digital dengan akses dan proses pengajuan yang mudah sekali.

Nah, kebetulan sekali menjelang tengah tahun ini, FWD Insurance akan merayakan ulang tahun yang ke-30 dan di dalam perayaan tersebut akan hadir program #FWDUnstoppable30 Lucky Drwa yang diikuti oleh nasabah baru maupun existing. Ada penawaran spesial lho!

Yakni setiap pembelian salah satu atau lebih dari dua belas produk asuransi pilihan dari FWD Insurance mulai tanggal 10 Juni – 31 Desember 2022 nasabah akan mendapatkan nomor undian untuk kesempatan memenangkan 56 hadiah istimewa termasuk All New Honda HR-V, Vespa LX, iPhone 13, serta hadiah menarik lainnya yang bernilai jutaan rupiah.

Jadi tunggu apalagi? Yuk segera investasikan masa-masa gemilangmu bersama asuransi kesehatan dari FWD Insurance, dan jangan lupa untuk berinvestasi juga ya untuk masa depanmu bersama asuransi jiwa dari FWD Insurance 🙂

Terimakasih sudah membaca sampai akhir dan semoga artikel tentang investasi untuk gen Z ini bisa bermanfaat ya!

 

Referensi :

katadata.co.id

FWD Insurance