Kisah

Flash fiction adalah karya fiksi yang sangat singkat, bahkan lebih ringkas daripada cerita pendek. Walaupun tidak ada ukuran jelas tentang berapa ukuran maksimal sebuah flash fiction, umumnya karya ini lebih pendek dari 1000 atau 2000 kata. Jingga mencoba belajar untuk membuat karya ini. Saran dan kritik dari pembaca sangat kami nantikan :)

Part 21   “Lelaki itu sudah punya rumah, mobil, pekerjaan mapan. Apalagi yang kamu cari?” Ujar Bapak pada Sri yang sedang membantu Ibunya menyiapkan sarapan. Sri hanya diam mendengarkan penuturan Bapaknya yang sedang membicarakan lelaki yang kemarin malam singgah ke rumah untuk melamar Sri. Lelaki itu memang membawa mobil, zaman itu mobil sudah menjadi aset […]

Read More

Part sebelumnya : Jawaban Istikharah Part 20   Sri bercerita bahwa keluarganya bukanlah keluarga harmonis impian semua orang. Bapaknya sang mantri yang banyak diidolakan itu tidak sesempurna yang orang kira. Ibunya juga sakit-sakitan. Bapaknya yang keras selalu mendidik Sri dengan caranya sendiri. Baru-baru ini tak pernah ia merasakan bagaimana Bapak Ibunya akur di dalam rumah meskipun […]

Read More

Part sebelumnya : Mengungkap Rasa Part 19   Malam itu ia pulang dengan perasaan hampa. Sri tak ada di rumah. Bapaknya juga tidak mengiyakan, tidak juga menolak. Taufiq merasa gamang, ingin melanjutkan tapi ia malu. Ingin bertanya pada Sri langsung, tapi tak tahu bagaimana caranya menemuinya. Meskipun ia tahu kegiatan Sri dimana dan apa saja. Namun […]

Read More

Part sebelumnya : Sang Dewi bernama Sri Part 18     Taufiq tahu jika perasaan yang dipendam itu tidak baik. Namun jika mengungkapkannya akan membuat segala sesuatunya menjadi lebih buruk, maka perasaan itu lebih baik dipendam saja. Taufiq juga tahu dirinya bukanlah siapa-siapa. Seseorang yang tak pantas mendampingi seorang wanita seperti Sri. Anak seorang terdidik dan […]

Read More

Part sebelumnya : Sweet Destiny   PART 17   Sri Herawati adalah seorang gadis yang dilahirkan di Kota Pendidikan, Malang. Sejak kecil ia dididik dengan keras oleh ayahnya yang seorang mantri terkenal di kampung kala itu. Memiliki Ibu dengan paras ayu. Mungkin dari Ibunyalah Sri memiliki paras cantik hingga banyak lelaki yang menyukainya. Meskipun teman laki-lakinya […]

Read More

Part sebelumnya : Wanita Berkerudung Putih Part 16   “Apa kemarin ada yang kemari untuk menggantikan Bu Ni’mah Pak?” Tanya Taufiq pagi-pagi begitu ingat bahwa ia belum memberitahukan pada Kepala Sekolah tentang guru pengganti yang ia bicarakan bersama temannya kemarin.   “Tidak, belum ada. Apa sudah nemu Dek?” Pak Kepala Sekolah langsung menggeser tempat duduknya agar […]

Read More

Part sebelumnya : Kabar Bahagia Ning Yah Part 15   Setelah tiga hari pulang kampung karena pernikahan Mbakyu-nya, Taufiq memulai kembali padatnya aktivitas yang ia jalani. Suatu hari di sekolah, “kita butuh guru baru untuk menggantikan Bu Ni’mah yang sedang cuti. Tapi siapa ya yang mau digaji rendah seperti ini?” Kepala Sekolah mulai berdiskusi dengan Taufiq […]

Read More

Part sebelumnya : Bekerja Lebih Keras, Berlari Lebih Kencang   Part 14   Selain kegiatan mengajarnya yang sangat padat, hampir-hampir Taufiq tidak memperhatikan kesehatan dirinya sendiri. Suatu ketika ia tumbang karena tenaganya sudah berada di ambang batas. Taufiq terpaksa harus beristirahat selama beberapa hari. Bagaimana tidak? Ia sibuk kuliah dari pagi hingga siang, kemudian lanjut […]

Read More

Part sebelumnya : Berkah dari Allah PART 13   “Kamu kenapa ndak ikut ujian kemarin Fiq?” Tanya salah seorang dosen pada Taufiq ketika dirinya dipanggil ke ruang dosen siang itu.   “Maaf Pak, saya belum bisa melunasi SPP jadi saya tidak bisa ikut ujian.” Taufiq menjawab pertanyaan dosen dengan jujur. Uangnya memang sudah terkumpul, tapi belum […]

Read More

Part Sebelumnya : Dua Puluh Lima Rupiah   Part 12 “An In Un, Ban Bin Bun.”   “An In Un, Ban Bin Bun.” Bocah lelaki itu menirukan apa yang dibunyikan Taufiq.   “Nah, kita lanjut ke halaman berikutnya ya.” Taufiq kemudian hendak membalik lembar Iqra’ yang dipegangnya. Namun anak itu mencegah tangannya untuk membalik halaman tersebut. […]

Read More