Malam itu ternyata Ayah saya menahan rasa nyeri sekaligus juga “terbakar” di bagian dadanya dan baru mengatakan pada saya dan Ibu di subuh hari. Katanya sudah ngga tahan. Hati siapa yang ngga mencelos saat melihat Ayahnya kesakitan seperti itu?

Kontan saya dan suami langsung membawa Ayah saya ke UGD. Namun setelah diperiksa di bagian jantungnya tak terdapat tanda apa-apa, jadi dokter jaga UGD mengasumsikan ada yang tidak beres di bagian lambung, dan memang Ayah saya juga pernah sakit lambung.

Pengalaman Merawat Ayah yang Harus Melakukan Kateterisasi Jantung

penyebab penyakit jantung koroner

Namun setelah minum obat dan istirahat di rumah, ternyata rasa sakit di dadanya datang lagi, justru lebih dahsyat dari yang pertama. Akhirnya kami membawanya langsung ke spesialis jantung yang praktik di Rumah Sakit. Di sana lah Ayah diperiksa dada dan perutnya, bagian depan juga belakang, barulah ketemu ada yang tidak beres pada pembuluh darah di jantungnya. Saat itu juga Ayah saya dilarikan dengan ambulance ke rumah sakit tempat pertama yang kami datangi karena alatnya di sana lebih lengkap.

Saat itu ayah harus segera ditangani oleh dokter spesialis jantung untuk dilakukan tindakan pemasangan ring jantung atau kateterisasi. Tak boleh ditunda. Karena ini sudah tanda-tanda jantung koroner yang harus segera ditangani.

Beruntung banget semuanya belum terlambat, penanganannya juga cepat dan tepat, alhamdulillah Ayah saya berhasil melewati masa-masa kritis setelah kateterisasi sampai sekarang juga sehat dan selalu menjaga pola makan serta olahraga ringan teratur.

Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kita perlu banget mengetahui penyebab jantung koroner. Yuk simak sampai habis ya!

Ketahui Penyebab Jantung Koroner Ini Yuk!

penyebab jantung koroner

Perlu teman-teman ketahui bahwa penyebab jantung koroner ini adalah penyempitan pada pembuluh darah koroner. Sehingga aliran darah ke jantung jadi terhambat.

Penyempitan pembuluh darah ini terjadi karena penumpukan kolesterol maupun protein lain yang berasal dari makanan yang masuk ke dalam tubuh. Penumpukan plak di dinding arteri koroner ini dapat menyebabkan pembuluh darah koroner menjadi kaku dan salurannya menjadi semakin sempit. Bahaya kalau tidak segera ditangani.

Penyempitan inilah yang disebut sebagai aterosklerosis. Selain dapat mengurangi suplai darah ke jantung, peristiwa aterosklerosis ini juga dapat memudahkan terbentuknya penggumpalan darah lho. Jika ini terjadi, aliran darah ke jantung dapat tertutup sepenuhnya dan dapat mencetuskan serangan jantung mendadak yang sangat berbahaya.

Apa Saja Sih Gejala Penyakit Jantung Koroner Itu?

Agar dapat segera dilakukan tindakan dan mendapatkan penanganan yang tepat waktu, teman-teman juga harus tahu apa saja gejala penyakit jantung koroner tersebut.

Di antara gejalanya sebagai berikut :

  • Gejala awal penyakit jantung koroner ini dimulai dengan keluhan nyeri pasien atau perasaan tidak nyaman di tengah dada, ulu hati, punggung seperti ditekan benda berat saat beraktivitas 30 detik sampai 5 menit.
  • Gejala nomor satu juga diiringi dengan keringat dingin, berdebar-debar, pusing, dan merasa ingin pingsan.
  • Rasa berat atau tertekan di dada merupakan alarm peringatan bahwa aliran darah koroner sedang butuh pertolongan secepatnya.

Penanganan Tepat Untuk Jantung Koroner

Melansir dari website resmi emc.id, penyakit jantung koroner sendiri disebabkan beberapa faktor, di antaranya kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, diabetes mellitus, merokok, kurang aktivitas atau olahraga, gaya hidup serta adanya riwayat keluarga yang pernah serangan jantung di usia muda (dibawah 50 tahun).

Kita dapat mencegah penyakit jantung koroner, apabila kita berusaha mengurangi atau mencegah timbulnya plak di pembuluh darah dengan mengatur pola makan dan gaya hidup sehat, seperti:

  • Berhenti merokok
  • Kurangi dampak stress dengan cara relaksasi
  • Memeriksakan tekanan darah secara teratur
  • Memeriksakan gula darah dan kendalikan kadar glukosa darah bila Anda mengidap diabetes
  • Pertahankan berat badan yang normal dengan diet rendah kolesterol dan lemak jenuh
  • Olahraga secara teratur
  • Lakukan pemeriksaan kardiovaskuler secara teratur di dokter spesialis jantung terpercaya

Untuk penanganan yang paling tepat bagi penderita jantung koroner tentu harus berdasarkan hasil pemeriksaan dokter spesialis jantung ya teman-teman. Setiap kasus, tentu berbeda perlakukan dan sudah tentu beda obat, jadi jangan self diagnose sendiri bahkan mencari obatnya sendiri.

mencegah penyakit jantung koroner

Langkah awal yang dilakukan oleh dokter biasanya akan menanyakan keluhan yang kita rasakan barulah setelah itu kita harus melakukan tes untuk memastikan diagnosis serta tingkat keparahannya. Dokter akan memeriksa rekam listrik jantung (elektrokardiografi, EKG) dan mengambil sampel darah untuk melihat adanya kerusakan otot jantung.

Kemudian, dokter akan memberikan obat-obatan untuk mengatasi penggumpalan darah, melebarkan arteri koroner, mengurangi beban jantung dan menenangkan pasien.

Prosedur pemeriksaannya memang cukup panjang, namun insya Allah akan sangat tepat dan akurat sehingga keluhan nyeri di dada akan jauh berkurang, bahkan hilang sama sekali karena dokter telah memberikan treatment yang tepat.

Contohnya saja jika penyempitan pada dinding pembuluh darah cukup berat dari pemeriksaan kateterisasi, dokter akan melakukan revaskularisasi dengan prosedur Intervensi Jantung Perkutan (PCI) atau bedah pintas bypass arteri jantung (CABG).

PCI dilakukan dengan pemasangan stent (cincin) yang bertujuan untuk memperlebar saluran arteri koroner yang mengalami penyempitan. Bedah bypass arteri koroner jantung (CABG) yakni operasi dengan metode penanaman pembuluh darah dari bagian tubuh lain untuk membuka rute baru bagi aliran darah ke jantung sehingga suplai darah mencukupi.

Penderita diabetes dan mengalami lebih dari tiga penyempitan pembuluh darah sering dianjurkan untuk menjalani CABG daripada PCI.

Percayakan Penanganan Penyakit Jantung di RS EMC

Nah, bagi penderita jantung koroner yang ingin melakukan prosedur PCI dan CABG bisa melakukan konsultasi di fasilitas kesehatan jantung (Center of Excellence Cardiology) di RS EMC lho! Rumah Sakit EMC merupakan salah satu rumah sakit dengan banyak dokter spesialis jantung yang dapat kita andalkan.

Yuk temukan penyebabnya, jauhi pantangannya dan segera periksakan diri ke dokter spesialis jantung di RS EMC!

Selain ditunjang dengan peralatan yang lengkap, RS EMC juga memberikan pelayanan maksimal dengan kondisi rumah sakit yang bersih, pelayanan yang ramah, serta nyaman.

Semoga artikel ini bermanfaat ya!