Hmm kan! Delivery makanannn terooos! 

Siapa yang sering dapat teriakan seperti itu dari Ibu? Hahaha, kalau gitu, kita sama. Ibu sudah capek-capek masak di rumah, menyediakan nasi hangat penuh cinta lengkap dengan sayur dan lauk pauknya, eh kita malah pesan makanan lewat Kang Gopud. 

miyako rice cooker

Ya ngga salah kalau Ibu teriak-teriak sambil bawa-bawa nilai ujian, kesuksesan tetangga, hingga bertanya-tanya kapan kita nikah? Kapan kita punya anak? dan lain-lain.

Sebagai generasi yang lahir di era 90-an, saya merasakan bagaimana bahasa cinta Ibu untuk saya mungkin tidak dirasakan oleh anak-anak yang lahir di generasi sekarang.

Ketika pulang larut karena harus kerjain tugas kuliah di kos teman, pasti Ibu ngomong: “Kenapa ngga sekalian ngga usah pulang aja?” atau, “Ngga apa-apa ngga sarapan, tapi ngga ada uang saku”, atau “Batuk ya? Terusin aja minum esnya ya, ngga usah berhenti” dan masih banyak lagi bahasa cinta yang mungkin teman-teman lain juga pernah mendengarnya dari Ibu.

Tapi anehnya saya ngga pernah tersinggung, ngga pernah sedih juga, justru saya takut. Kalau sudah seperti itu berarti Ibu sudah marah dan menjadi peringatan terakhir bagi kami atas kesalahan yang mungkin sudah ditolerir sebelumnya.

Karena saya sadar bahwa:

“Ibu adalah tempatku pulang, menenangkan hati dan pikiran.”

Menikmati Setiap Hari Sebagai Hari Ibu

Ngga usahlah peringatin Hari Ibu kalau disuruh Ibu beli tempe ke pasar aja masih nanti-nanti.

Haha.. sering bangett saya lihat meme-meme semacam itu di media sosial, dan ada benarnya juga. Setelah menjadi Ibu, jadi tahu betapa beratnya pengorbanan seorang Ibu untuk anaknya. Meskipun orang lain menangkapnya sebagai hal yang berbeda.

Ya, mungkin kalau anak saya nanti baca tulisan ini mungkin sepertinya ingatan soal bahasa cinta neneknya ke saya akan terdengar kasar.

Namun melihat teman-teman sebaya yang lain, ternyata era 90-an jadi era yang membuat orang tua kita “lebih keras” dibanding orang tua lainnya di zaman sekarang. Meskipun mungkin terdengar kasar dan jadi pola asuh yang dihindari oleh banyak psikolog, namun yang tak pernah terlewat dari Ibu untuk kami adalah selalu tersedia nasi di rumah.

Bahkan pada Hari Ibu pun, beliau masih tetap berkutat dengan tugasnya. Baginya, hadiah terindah setiap harinya adalah bisa menikmati hidangan di meja makan bersama anaknya dalam kondisi sehat.

bahasa cinta ibu untuk anak

Ya Allah lupaa lho aku belum masak nasiiii, maaf yaa! Bisa nunggu 30 menit lagi? 

Saat pindah rumah dan berpisah dari Ibu setelah menikah, saya baru sadar bahwa memasak itu pekerjaan yang berat. Apalagi kalau kita memang ngga suka masak. Namun tetap saja harus dikerjakan karena ada suami dan anak di rumah yang perlu kita berikan makanan yang sehat dan penuh gizi.

Dulu taunya sih nasi selalu tersedia berikut dengan lauknya ketika kita lapar. Siapa lagi kalau bukan Ibu yang menyediakannya? Salah satu bahasa cinta dari Ibu yang memberikan kita kekuatan untuk beraktivitas di pagi hari, menjadi tempat sandaran saat lelah di siang hari, hingga membuat kita tidur nyenyak di malam hari dengan perut yang kenyang.

Ragam Bahasa Cinta Ibu Untuk Anaknya

rice cooker miyako

Kebanyakan bahasa cinta generasi milenial adalah dengan sindiran atau bahkan teriakan, dan untuk anak-anak zaman sekarang rasanya sudah tidak relevan dan tidak cocok. Oleh karena itu berikut berbagai bahasa cinta orang tua khususnya seorang Ibu pada anaknya, yang didasarkan pada teori, setidaknya ada lima macam, di antaranya:

  1. Physical Touch yakni bahasa cinta yang tercermin dalam kontak fisik dengan orang terdekat, semata untuk menunjukkan rasa sayang.
  2. Quality Time yakni bahasa cinta yang dengan selalu menghabiskan waktu dengan orang yang disayangi.
  3. Acts Of Service yakni bahasa cinta yang ditunjukkan dengan aksi, senang melayani pasangan atau orang yang disayangi.
  4. Word of Affirmation yakni bentuk perhatian yang diinginkan oleh individu melalui kata-kata atau secara verbal. Contohnya pujian, motivasi, kalimat-kalimat indah, dan lain-lain.
  5. Receiving Gifts yakni bahasa cinta yang ditunjukkan dengan senang memberi hadiah atau materi. Namun bukan berarti realistis ya, tapi lebih menunjukkan perhatian bahwa barang itu untuk menghargai yang diberi hadiah.

Itulah ragam bahasa cinta yang biasanya ditunjukkan oleh orang-orang pada yang dikasihinya, termasuk ibu pada anak-anaknya. Dari kelima bahasa cinta tersebut di atas, mana nih yang menurut teman-teman menjadi bahasa cinta Ibu pada kita? Atau jadi bahasa cinta kita pada anak-anak?

Hangatnya Bahasa Cinta Ibu Sehangat Nasi dari Rice Cooker Miyako Untukmu

Saya tahu bahwa bentuk kasih sayang orang tua zaman dulu justru membuat saya lebih kuat menghadapi hari-hari. Lebih tangguh menghadapi persoalan. Serta lebih kreatif memikirkan solusi dan jalan keluar.

rice cooker miyako

Banyak perbedaan pola pengasuhan di zaman dulu dan zaman sekarang. Namun satu yang jelas dan nyata selalu ada untuk kita adalah hangatnya hidangan Ibu di rumah. Menurut saya ketersediaan makanan di meja makan adalah salah satu bentuk bahasa cinta Ibu untuk kami. 

Serepot apapun beliau dengan pekerjaannya di kantor maupun di rumah, Ibu jarang sekali melewatkan untuk membuat hidangan untuk kami, tiga kali sehari, tujuh hari dalam seminggu, kecuali saat Ibu sakit.

Sampai-sampai rice cooker di rumah Ibu kami hampir tidak pernah mati. Atau mati sesekali ketika Ayah ingin nasi dingin, bukan nasi panas. Begitulah Ibu, selalu mengusahakan yang terbaik untuk suami dan anak-anaknya, meskipun berbeda-beda selera.

Pilihan rice cooker Ibu selalu jatuh pada Miyako. Bukan hanya karena produknya yang awet dan jadi pilihan terbaik para Ibu di rumah, tapi juga karena Miyako menjadi salah satu brand yang kami tahu ikut mendukung UMKM di Indonesia.

Miyako juga berpartisipasi aktif mendukung program pemerintah dalam membangkitkan UMKM. Hal ini diwujudkannya dengan sebuah inisiatif bertajuk: “Miyako Dukung 1000 UMKM Jus”. Program ini dilakukan dengan membagikan perangkat Blender Miyako secara gratis kepada 1000 pelaku UMKM Jus. Gimana ngga bikin kami jatuh cinta?

Beli Beras di Tukang Sembako, Udah Tahu Belum Nikita Willy Pakai Miyako?

miyako nanoal

Sejak pindahan rumah 10 bulan yang lalu, akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan Miyako Nanoal yang warnanya bikin saya mupeng. Jadilah black pink kesayangan nangkring di dapur saya.

Saya lebih memilih Miyako Nanoal dengan berbagai keunggulannya untuk menemani hari-hari di dapur. Mencontoh bahasa cinta Ibu yang selalu menghadirkan kehangatan lewat hidangan di meja makan. Sebisa mungkin harus selalu ada nasi hangat di rumah, harus selalu ada makanan yang bisa dinikmati di ruang keluarga, jadi suami dan anak-anak lebih betah di rumah.

Selain karena Miyako adalah buatan anak bangsa, juga karena Miyako Indonesia ini jadi brand yang digunakan turun temurun oleh keluarga Ibu saya. Mengusung brand tagline Teman Wajib Anda, Miyako ini punya produk-produk peralatan rumah tangga dengan harga terjangkau, standar kualitas tinggi serta desain yang estetik lho!

Semangat Miyako patut diacungi jempol ketika memutuskan untuk selalu menjadi pilihan bijak keluarga Indonesia, tanpa lelah Miyako terus menerus berinovasi melahirkan berbagai macam kategori kebutuhan peralatan rumah tangga seperti Magic Warmer PlusBlender, Kipas Angin, Water DispenserMixer, Kompor Gas dan Regulator Gas yang telah bersertifikat SNI.

Salah satu yang saya miliki dari produk Miyako adalah Rice Cooker Miyako Nanoal. Beruntungnya ini tidak hanya bisa digunakan sebagai Rice Cooker atau pemasak nasi. Namun juga bisa digunakan untuk pengukus serta penghangat makanan, jadi ngga boros gas deh.

Siapa hayo yang angetin makanan masih menggunakan kompor? Udah pasti nambah cucian, eh nambah gas pula hehehe. Beruntung banget bisa menggunakan Miyako Nanoal yang dilapisi anti lengket dengan warna seperti berlian hitam, sehingga 10x lebih tahan lama dan juga lebih tebal.

Saat menyiapkan makanan pun jadi lebih hemat waktu kan? Ngga heran yaa kalau Miyako jadi pilihan Nikita Willy.

Salah satu Rice Cooker yang menjadi pilihan Nikita Willy adalah Rice Cooker Miyako MCM-586 BH.

Rice Cooker Miyako MCM-586 BH, Si Pinky Pilihan Nikita Willy 

rice cooker miyako

Bagi yang belum tahu si Pinky Rice Cooker Miyako MCM-586 BH, yuk sini saya jelaskan bagaimana ia hadir dengan Panci Nanoal Berlian Hitam yang anti lengketnya 10x lebih tahan lama, lebih tebal dengan ketebalan 1.4 mm, serta dilapisi Double Coating pada permukaan dalam dan luar panci.

Ngga heran kalau tampilan panci lebih mewah dan elegan. Panci Nanoal Berlian Hitam Miyako ini juga diproses dengan teknologi etching. Emang apa manfaatnya kalau menggunakan teknologi etching? 

Hasilnya bisa membuat lapisan anti lengketnya meresap ke dalam pori-pori aluminium, sehingga lapisan anti lengketnya lebih awet dan tahan lama. Selain itu teknologi ini juga memberikan permukaan yang lebih halus, dan lebih mudah dibersihkan.

Tapi aman ngga sih digunakan untuk masak? Tenang, karena Panci Nanoal Berlian Hitam Miyako sudah lulus uji food grade serta bersertifikasi bebas dari zat kimia asam perfluorooctanoic (PFOA) berbahaya. Sehingga nasi yang kita konsumsi aman banget! 

1. Intipin Tampilan dan Kapasitasnya Yuk!

Rice Cooker Miyako MCM-586 BH ini dibalut dengan body anti karat dan anti penyok berwarna spesial “Baby Pink” yang menawan lho, seperti yang teman-teman lihat pada gambar.

Dilengkapi fitur Soft Touch Opening untuk memudahkan buka tutup rice cooker dengan satu sentuhan lembut, si Pinky MCM-586 BH ini juga memiliki kapasitas hingga 1.8 liter beras dan menghangatkan 5 liter nasi. Sehingga mampu menyajikan hingga 15 porsi nasi (dengan takaran 200 gram per porsi).

2. Punya Fungsi 3 in 1 dan Thermostat System

Rice Cooker Miyako MCM-586 BH juga memiliki fungsi 3 in 1 yang sangat praktis digunakan untuk memasak dan menghangatkan sekaligus mengukus lho! Jadi ngga ribet banyak panci atau wadah, ngga capek nyuci peralatan dapur juga.

Selain itu, Thermostat System pada rice cooker selalu bekerja dalam menjaga nasi tetap hangat, tidak kering dan tidak mudah basi. Di bagian atasnya pun dilengkapi dengan Magic Tonjolan sebagai pengatur sirkulasi saat memasak dan menghangatkan. Membuat nasi tetap enak dan pulen setiap saat.

Panci Nanoal

Ini sih akan jadi rice cooker kesayangan saya, si pencinta nasi hangat dalam kondisi apapun.

3. Garansi Elemen Pemanas 5 Tahun!

Teman-teman juga harus tahu, bahwa elemen pemanas merupakan komponen penting dalam rice cooker. Jika elemen pemanas rusak, maka rice cooker tidak dapat beroperasi sesuai fungsi-nya.Bersyukur banget karena semua Rice Cooker Miyako termasuk MCM-586 BH telah dilengkapi dengan Garansi Elemen Pemanas selama 5 tahun dan telah lulus uji SNI, sehingga terjamin keamanan dan kualitas-nya.Bahkan jika teman-teman ingin mengakses layanan purna jual Miyako, juga lebih mudah. Karena layanan ini telah tersebar di seluruh Indonesia untuk memastikan seluruh pengguna Miyako mendapatkan pelayanan dan kenyamanan terbaik.

4. Warna Spesial dilengkapi dengan Fitur Super Spesial

Untuk Rice Cooker MCM-586 BH ini sengaja dirancang menggunakan warna spesial, yakni Baby Pink. Ditambah dengan Fitur Soft Touch Opening untuk memudahkan kita ketika membuka tutup rice cooker hanya dengan satu sentuhan lembut saja.

5. Anti Lengket 10x Lebih Tahan Lama

Panci Rice Cooker juga memang dipilihkan dari bahan terbaik. Yaitu terbuat dari lapisan Nanoal Berlian Hitam yang anti lengketnya 10x lebih tahan lama, lebih tebal dengan ketebalan 1.4 mm, serta Double Coating pada permukaan dalam dan luar panci. Sehingga tampilan panci lebih mewah dan elegan.

Miyako Nanoal

6. Body Anti Karat dan Anti Penyok

Body rice cooker anti karat dan anti penyok! Ini yang menjadi salah satu keunggulan yang menyempurnakan RIce Cooker Miyako.

miyako panci nanoal

Lihat kan? Selain menjadi pendukung untuk kehangatan suasana di rumah bersama keluarga, Miyako menjadi teman yang awet untuk Ibu. Miyako membantu mewujudkan bahasa cinta Ibu di rumah yang mungkin belum dirasakan oleh anak-anaknya.

Lewat makanan yang dihidangkan bersama dukungan dari Miyako, kita tahu pasti bahwa Ibu akan selalu ada untuk kita. Ibu yang selalu menyediakan makanan kesukaan anak-anaknya, disajikan penuh cinta tanpa mengharap balasan apa-apa.

Review Jujur Penggunaan Rice Cooker Miyako Nanoal

Pilihan Nikita Willy ini membuat saya mencari tahu, kenapa sih harus Miyako? Apalagi untuk Nikita, untuk urusan Rice Cooker saja tentu juga maunya memberikan yang terbaik untuk keluarganya kan? Ya iya dong, anak saja diurusin sendiri, apalagi untuk asupan makanan untuk anggota keluarga tersayang.

Kalau Nikita Willy saja bangga dengan buatan Indonesia, kenapa kita ngga? 

Miyako, teman wajib Anda adalah tagline yang ngga lebay, karena memang sebutuh itu saya dengan Miyako Nanoal Pilihan Nikita untuk masak nasi yang punel, kadar gula yang rendah, dan anti gagal tentu saja. Ditambah, Miyako adalah produk buatan Indonesia yang tentu sudah tidak diragukan lagi kualitasnya.

Kebetulan saya menggunakan Rice Cooker Miyako Nanoal MCM 508 SBC dengan berbagai keunggulan sebagai berikut.

  • Adanya panci Nanoal dengan lapisan panci anti lengketnya 10 kali lebih tahan lama. Jadi produk yang satu ini memang lebih tahan lama 10 kali lipat. Jika produk lain, anti lengketnya hanya bertahan pada umumnya 3-4 bulan saja, sedangkan Nanoal bisa sampai 24-36 bulan. Sehingga penggunaan terhadap Rice Cooker Miyako lebih tahan lama.

mengapa memilih Miyako nanoal?

  • Tampilan desainnya elegan dan modern dengan warna rose gold yang menawan. Asli sih bikin ruangan makin estetik.
  • Garansi elemen panas selama 5 tahun
  • Thermostat yang menjaga nasi tetap hangat, namun tidak kering dan juga tidak mudah basi
  • Punya fungsi 3 in 1 : Memasak nasi, menghangatkan, dan juga mengukus. Praktis kan?
  • Kapasitasnya cukup besar, bisa untuk 1,8 liter beras atau 5 liter nasi
  • Hanya membutuhkan daya 395 watt dan tegangan 220 VAC
  • Mudah dibersihkan. Tidak seperti produk lain yang biasanya harus direndam terlebih dahulu ketika mau dicuci. Anti lengketnya membuat kita mencuci Rice Cooker Miyako Nanoal dengan mudah, bahkan bisa dibersihkan hanya dengan menggunakan tissue kering saja.
  • Bebas PFOA (FOA atau Perfluorooctanoic acid yang merupakan salah satu bahan kimia dalam proses pembuatan pelapis anti lengket pada peralatan masak).

Tentu saja umur penggunaan panci Nanoal bergantung pada frekuensi masak dan cara penggunaannya sehari-hari ya. Jadi, jika panci Rice Cooker sudah terkelupas artinya panci tersebut sudah tidak disarankan untuk digunakan lagi. Karena lapisan yang terkelupas bisa terkontaminasi ke dalam masakan yang berisiko tinggi bagi kesehatan keluarga kita.

rice cooker low sugarDari sekian banyak kelebihan Rice Cooker Miyako dengan panci Nanoal tersebut, masa iya nggak ada yang membuatmu jatuh hati? Kalau saya sih, selain karena suka tampilannya yang cewek banget (iya, beberapa tahun terakhir saya jadi suka warna pink), juga karena Rice Cooker Miyako yang satu ini dilengkapi dengan panci Nanoal yang tidak semua Rice Cooker memilikinya.

Beruntungnya, Miyako punya itu untuk mengantisipasi nasi yang jadi kering sekali karena menempel di permukaan panci. Apalagi sudah resmi tersertifikasi bebas dari PFOA yang berbahaya untuk kesehatan. Selain itu, dijamin nggak akan ada sisa nasi yang menempel di panci. Jadi, tak akan membuang-buang sisa makanan deh.

Tidak hanya untuk memasak nasi, untuk menghangatkan kue yang baru saya keluarkan dari kulkas pun, Rice Cooker Miyako juga jadi panci anti lengket agar makanan yang disajikan di meja makan tetap hangat dan terjaga rasa dan kualitasnya. Nggak repot nyalain kompor dan untuk ibu rumah tangga yang pas-pasan seperti saya, tidak perlu microwave dulu deh untuk memenuhi isi dapur, alhamdulillaah.

miyako indonesia

Rice Cooker Miyako bisa handle semua kebutuhan saya di dapur, alhamdulillah. 

Saya pun menyadari mengapa Ibu saya dulu marah kalau hidangan di atas meja makan sudah tersedia lengkap, namun saya memilih memasak mie instan? Kini pun saya bisa merasakan bagaimana besarnya cinta saya untuk suami dan anak di rumah.

Salah satu bahasa cinta saya sebagai seorang Ibu adalah menghidangkan makanan kesukaan mereka. Melihat mereka lahap di setiap suapan yang masuk. Melihat mereka bahagia karena makanannya begitu enak, dan tentu saja dihidangkan dengan hangat.

Percaya deh, kasih sayang Ibu sebesar itu, dibahasakan dengan bahasa cinta apa saja, kasih sayang mereka tetap terasa.

“Mother is the heartbeat in the home; and without her, there seems to be no heartthrob.” —Leroy Brownlow

 

Referensi:

miyako.co.id