Ada begitu banyak generasi kita yang ingin merintis bisnis di tengah pandemi akhir-akhir ini. Bukan hanya karena mereka kehilangan pekerjaan karena pengurangan tenaga kerja di industri masing-masing, namun bisnis di tengah pandemi ditengarai dapat memberikan mereka nafas baru untuk bertahan hidup, melalui passion masing-masing.

Kini merintis bisnis di tengah pandemi bisa mendatangkan banyak keuntungan pula jika dilakukan secara tepat. Bagaimana caranya?

Optimis Merintis Bisnis di Tengah Pandemi

Ketika ada salah seorang teman yang justru “bangkit” untuk “membangun kembali” bisnisnya yang padam, ia pun mengambil banyak pelajaran dari sana. Pandemi yang memaksa kita semua akrab dengan yang namanya gadget dan internet. Pada akhirnya, kitalah yang harus bisa menyesuaikan diri dengan pesatnya perkembangan teknologi.

Oleh karena itu, berbisnis tidak bisa lagi dengan cara-cara kuno. Pebisnis mesti paham juga dong dengan market trend.

merintis bisnis di tengah pandemiDalam merancang bisnis menguntungkan, apalagi di masa pandemi seperti saat ini, yang perlu disadari adalah menjalankan sebuah bisnis bukanlah hal yang mudah tentu saja. Tantangan yang hadir seringkali membuat kita putus asa. Namun, seperti pepatah “banyak jalan menuju roma”, tentu ada cara yang bisa kita lakukan dalam menjalankan bisnis agar terus bisa bertahan dan sukses di tengah pandemi seperti ini.

Berikut adalah langkah awal yang kita butuhkan untuk merancang bisnis agar menguntungkan :

1. Bentuk pola pikir bisnis di dalam kepala

Langkah pertama yang bisa kita lakukan untuk memulai bisnis menguntungkan tanpa modal adalah dengan membangun pola pikir bisnis di dalam kepala. Memiliki pola pikir yang tepat akan membantu kita dalam menjalankan bisnis.

Mengapa? Karena dengan pola pikir yang tepat kita akan mulai terbiasa peka terhadap kesempatan dan mempertimbangkan antara untung dan rugi dari bisnis yang akan dimulai. Selain pola pikir, hal yang akan membantu kita untuk tetap menjalankan bisnis secara maksimal adalah niat.

Niat yang kuat serta dukungan dari orang-orang terdekat bisa memberi teman-teman pelaku bisnis sedikit tambahan energi untuk selalu berusaha yang terbaik. Namun kita juga perlu untuk mengingat bahwa dalam bisnis menguntungkan pasti ada risiko yang senantiasa menunggu.

2. Fokus dengan satu bisnis di awal

Dulu saya pernah banget memikirkan berbagai macam bisnis, dan seringkali setelah dilakoni akhirnya semuanya gagal. Karena memang sifat dasar kita kali ya yang ingin langsung sukses dan meraih keuntungan yang besar dari bisnis. Kadang keinginan ini kerap kali membuat kita gegabah dalam membuat keputusan. Sehingga kita berpikir bahwa memiliki bisnis yang banyak akan menghasilkan uang yang banyak. Padahal dengan bisnis yang banyak, risiko pun akan hadir di setiap bisnis yang kita jalani.

Agar tetap aman dan menjalankan bisnis menguntungkan secara stabil, di awal-awal sebaiknya kita fokus dengan satu bisnis saja. Dengan fokus di satu bisnis, kita akan lebih mudah memantau dan memahami mengenai perkembangan bisnis yang sedang dijalankan. Apalagi jika kita baru memulainya di usia muda, pengalaman dan ilmu dari sebuah bisnis awal akan jadi bekal untuk memulai bisnis menguntungkan lainnya.

3. Jalankan bisnis sesuai dengan apa yang kita suka

Untuk memulai bisnis menguntungkan sesuai dengan keinginan, kita bisa memilih untuk menjalankan bisnis dengan bidang yang kita sukai. Fokus dengan menjalankan bisnis sesuai dengan bidang yang disukai akan menambah semangat dalam aktivitas bisnis yang kita lakukan. Selain itu, karena faktor kesukaan, kita pun akan merasa lebih leluasa untuk melakukan eksplorasi terhadap bisnis yang dijalani untuk memaksimalkan potensinya jadi bisnis menguntungkan.

4. Lakukan riset

Setelah membangun pola pikir dan menentukan bisnis menguntungkan apa yang akan kita jalani nantinya, kita juga perlu melakukan riset terlebih dahulu. Riset yang dilakukan akan dapat membawa insights penting dalam pengembangan bisnis yang akan kita jalani kemudian.

Dengan melakukan riset demi bisnis menguntungkan, kita pun akan mengetahui tentang potensi kompetitor. Setelah mendalami pemahaman terkait riset bisnis yang dilakukan, maka kita pun akan dapat membuat strategi yang optimal untuk bisnis kita nantinya.

5. Manfaatkan media sosial

Media sosial menjadi salah satu hal yang sangat penting juga di era yang serba digital seperti saat ini. Peran media sosial akan memberikan dampak positif yang cukup besar dalam mengembangkan bisnis menguntungkan yang kita miliki.

Maksimalkan penggunaan media sosial sebagai salah satu senjata untuk promosi bisnis kita. Target yang tepat sasaran merupakan salah satu keuntungan yang bisa kita dapatkan dari menggunakan media sosial untuk mengembangkan bisnis kita. Selain itu, media sosial juga bisa difungsikan sebagai galeri, portofolio, atau milestone agar para pelanggan bisa mengenal bisnis yang kita miliki dengan lebih dekat.

6. Kelola uang secara bijak

Nah, ini juga biasanya luput dari perhatian kita. Bahwa setiap bisnis yang dijalani, besar atau kecil skalanya tentu akan membutuhkan pendapatan dan pengeluaran. Oleh karena itu, agar bisnis yang dirintis di tengah pandemi tetap jalan dan bisa bertahan, pengelolaan uang jadi faktor penting.

Kita harus memahami aspek-aspek apa saja yang bisa kita tekan pengeluarannya atau sektor apa saja yang bisa memaksimalkan pendapatan bisnis kita. Namun, jika kita merasa sulit untuk mengelola uang, tanggungjawab perihal ini bisa kita berikan pada orang kepercayaan.

Meskipun begitu, kita pun harus tetap aktif mengetahui perputaran uang yang datang dari pergerakan bisnis. Sediakan juga tabungan khusus untuk memisahkan uang pribadi dan uang kebutuhan bisnis. Termasuk utang piutang untuk modal usaha.

Mengenai hutang untuk modal merintis bisnis di tengah pandemi, jangan lupa juga untuk memilih fintech yang solutif dan aman tentunya. Salah satunya yakni Tunaiku dari Amar Bank.

bisnis bersama tunaikuMerintis Bisnis Bersama Tunaiku dari Amar Bank

Tunaiku dari Amar Bank adalah aplikasi pinjaman online yang aman, mudah dan terpercaya. Berada di bawah naungan PT Bank Amar Indonesia Tbk, Tunaiku telah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Alamat kantor berada di Gedung Graha Niaga Thamrin, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Tunaiku dari Amar Bank sangat cocok digunakan oleh pebisnis yang ingin merintis bisnisnya di tengah pandemi seperti ini. Karena Besaran Pinjaman yang bisa cair dengan cepat mulai dari 2juta rupiah hingga 20juta dengan tenor 6-20 bulan dengan suku bunga yang rendah, yakni sekitar 2-5%.

Berikut adalah Simulasi Pinjaman Tunaiku dari Amar Bank :

Pinjaman Rp 10.000.000, tenor 12 bulan, bunga 3%, biaya administrasi Rp 540.000.

  • Cicilan Pokok: Rp 822.958/bulan
  • Bunga: Rp 10.000.000 x 3% = Rp 300.000/bulan
  • Admin: Rp 540.000 : 12 = Rp 45.000/bulan
  • Cicilan per bulan: Rp 1.167.957/bulan
  • Total biaya pengembalian: Rp 1.167.957 x 12 = Rp 14.015.484

Cara Mudah dan Cepat Mengajukan Pinjaman di Tunaiku

Ketika mengajukan pinjaman pun prosesnya sangat mudah dan cepat lho, yakni :

  1. Unduh aplikasi Tunaiku atau kunjungi Tunaiku.com.
  2. Isi formulir pengajuan.
  3. Masukkan jumlah dan tenor cicilan yang diinginkan.
  4. Tunggu proses persetujuan dari pihak Tunaiku selama 24 jam.
  5. Penandatanganan kontrak dalam kurun waktu 1-3 hari kerja.
  6. Uang pinjaman langsung cair ke rekening.

Adapun syarat untuk mengajukan pinjaman dana juga cukup mudah. Yakni cukup dengan KTP dan mengisi formulir. Peminjam haruslah Warga Negara Indonesia dengan status pekerjaan pegawai tetap, pegawai kontrak, maupun wiraswasta.

Selain itu Tunaiku juga menjamin keamanan data pengguna lho. Produk Tunaiku berada di bawah naungan PT Bank Amar Indonesia Tbk, telah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Itu sebabnya, keamanan data dan privasi nasabah adalah prioritas. Tunaiku mengumpulkan dan menyimpan data pengguna dengan tujuan untuk meningkatkan layanan, verifikasi identitas, mencegah penipuan dan meningkatkan nilai kredit.

Bagaimana? Sudah ada ide untuk merintis bisnis di tengah pandemi? Jangan lupa gunakan Tunaiku dari Amar Bank sebagai pendamping keuanganmu ya!

Semoga tulisan ini bermanfaat 🙂