Raymond Carver ditemukan meninggal dalam keadaan telanjang. Dia terkubur mi instan di salah satu kamar Iowa House Hotel di Iowa City. Tiga puluh tahun sebelum kejadian itu, Ray-seperti kebanyakan orang memanggilnya- diberitakan meninggal karena kanker paru-paru, tepatnya pada hari kedua bulan Agustus tahun 1988. Namun itu palsu!

Raymond Carver Terkubur Mie Instan di Iowa-

terkubur mi instan di Iowa

Membaca novela Faisal Oddang satu ini membuat saya ternganga. Novela yang mengisahkan seorang tokoh kamu yang berasal dari Indonesia dibebani dengan misi khusus yang membuatnya tak kuasa untuk menolak. Kehidupan seorang penulis Indonesia yang miskin menyeretnya ke dalam sebuah konspirasi pembunuhan seorang sastrawan kondang, Raymond Carver. Pembunuhan yang direncanakan atas keinginan seorang Raymond ini akan membawa tokoh kamu menjadi kaya. Milyarder dadakan dengan aset dimana-mana. Siapa yang tidak menginginkan kehidupan berkelas seperti Raymond?

Namun bisakah Raymond mati di tangan seorang Asia yang disebut Raymond sebagai penulis amatir ini? Tokoh kamu mengenalkan mie instan pada Raymond di penghujung hidupnya. Raymond ketagihan,

“mengapa aku baru tahu ada surga seenak ini justru saat hidupku akan berakhir?” Ujarnya.

Mie instan Indonesia memang terkenal enaknya. Tidak ada yang menolak nikmatnya mie instan ala Indonesia. Bahkan Ray mencoba mempraktekkan cara makan mie kering sebelum hidupnya itu diakhiri oleh algojonya sendiri. Mie itu diremukkan sebelum bungkusnya dibuka, kemudian ia masukkan bumbu-bumbu ke dalamnya. Sebelum mie kering yang remuk itu masuk ke dalam mulut Ray, bungkusan mie harus dikocok terlebih dahulu. Sensasi rasanya tidak akan pernah ada yang menandinginya.

Ketika hari eksekusi tiba, tokoh kamu dikejutkan dengan kematian Raymond di bak mandi kamar hotelnya. Kenapa Ray mati? Bahkan tokoh kamu belum melakukan apa pun pada Ray. Siapa gerangan yang membunuh Ray? Bagaimana kemudian nasibnya setelah Ray mati? Akankah harta Ray masih bisa ia kuasai? Atau justru polisi akan segera menjebloskannya di penjara bawah tanah karena tuduhan pembunuhan berencana?

Tentu saja twist ending yang diciptakan Faisal tidak berhenti pada kematian seorang Raymond dengan tumpukan mie di sekujur jasadnya. Ada hal yang lebih mencengangkan lagi di dalamnya. Hingga saya berpikir, bagaimana Faisal merencanakan semua ini? Sungguh buku tipis ini tidak akan pernah membuatmu melupakan bagaimana seorang penulis membangun konflik rumit yang mengejutkan.

Faisal menulis novela ini ketika tiba di Iowa pada awal Agustus 2018 dan mengikuti residensi menulis di sana. Kebetulan hotel tempat ia menginap bersama teman-temannya adalah hotel yang sama ketika dipergunakan oleh Raymond Carver saat mengajar fiksi di Iowa Writers Workshop. Meskipun dikerjakan dalam waktu singkat, namun novela ini sungguh luar biasa.

Raymond Carver Terkubur Mi Instan di Iowa

Faisal Oddang, cetakan pertama Maret 2019

KPG (Kepustakaan Populer Gramedia), 116 halaman.

4/5

Baca karya Faisal Oddang lainnya seperti Puya ke Puya di sini juga yuk!