Beberapa hari lalu saya searching bagaimana cara mendapatkan tiket Taman Safari Prigen dengan harga murah? Karena biasanya ada promo kata salah seorang teman. Akhirnya saya mencoba langsung menuju website resmi Taman Safari Prigen. Teman bloger bisa mengaksesnya lewat mobile maupun PC dengan alamat safariprigen.com.

Sebelum protes mengapa di tengah pandemi seperti ini saya ngotot untuk tetap bepergian ke tempat wisata? Karena mulai tanggal 11 Januari 2021 nanti kami sudah tidak bisa lagi keluar karena Pemerintah telah memberlakukan PSBB di Jawa dan Bali. Sedangkan adik bungsu saya tanggal 24 Januari 2021 harus kembali pada satu semester pengabdiannya di luar kota. Bermaksud menyenangkan hatinya dan tentu saja si bayi umur 2 tahun bernama Isya akhirnya saya memutuskan untuk pergi ke Taman Safari menggunakan mobil pribadi.

Lagipula, di sana kami banyak menghabiskan waktu di mobil. Kalaupun berada di wahana, Taman Safari tetap memberlakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Bahkan setiap wahana dijaga oleh TNI satgas Covid-19. Jadi teman bloger tak perlu khawatir.

Cara Mendapatkan Tiket Taman Safari Prigen

Saat membaca website Taman Safari Prigen sekilas saya membaca entah dimana bahwa mereka sangat menganjurkan untuk membeli tiket melalui website resmi saja. Oleh karena itu saya urungkan untuk membeli tiket di marketplace meskipun katanya ada promo juga. Teman bloger boleh cek nanti ya dan mari kita coba bandingkan benefitnya.

Ternyata di website resmi Taman Safari Prigen pun juga memiliki promo khusus untuk pengguna ATM dan Kartu Kredit BRI. Sebelum memilih menggunakan promo BRI saya mencoba untuk memesan dengan harga normal. Namun sayang sekali seluruh tiket di hari Sabtu dan Minggu sudah terjual hingga akhir Januari 2021 nanti. Mulai dari tiket termurah (tiket rusa) hingga tiket gajah yang paling mahal. Semua tak ada jejaknya. Saya sempat kecewa dan memutuskan untuk mundur lalu mencari tempat lain untuk didatangi. Tapi si adik bungsu membuat saya ingin mencoba sekali lagi.

Saya pun mencoba untuk reservasi tiket dengan menggunakan promo BRI. Meskipun saya sendiri tidak memiliki tabungan, ATM maupun mobile banking BRI. Ternyata tiket untuk hari Sabtu masih ada. Tanpa pikir panjang saya langsung memesan lima tiket tersebut dengan harga Rp 110.000,- (tiket rusa). Pembayarannya dapat pinjam ATM dari ayah saya yang memakai BRI. Karena waktu itu nyoba transfer menggunakan BCA invalid melulu.

Jeda antara pemesanan dan pelunasan hanya diberi waktu 2 jam saja. Jika lebih dari itu tiket hangus dan diperkenankan untuk memesan kembali. Jadi usahakan langsung transfer saat itu juga jika tidak ingin kehabisan tiket, hehe..

Beli Tiket Taman Safari Prigen Seharga Rusa dapatnya Badak

Sesampai di lokasi, kami diberi gelang berwarna merah dan saya baru sadar bahwa gelang itu adalah gelang badak dengan harga 135.000 untuk weekend. Sedangkan saya diberi harga rusa. Wah ternyata promo BRI memang sedang sangat baik. Setelah saya teliti lagi, ternyata memang sedang ada promo tiket badak sampai tanggal 25 Januari 2021. Mau ngefoto list promonya tapi udah keburu hilang karena Isya juga ikut pegang huhu. Tapi teman bloger bisa cek di website resminya ya.

tiket taman safari

tiket taman safari

tiket taman safari

Jam Operasional Taman Safari Prigen Selama Pandemi

Pandemi yang berlangsung sejak Maret 2020 dan akan memasuki tahun pertamanya di 2021 ini tidak akan ketahui kapan selesai. Sedangkan para satwa butuh makan, butuh perawatan, begitu juga dengan ratusan karyawan yang ada di dalamnya. Oleh karena itu Taman Safari Prigen memutuskan untuk tetap membuka kawasan rekreasinya dengan protokol kesehatan yang ketat.

Mulai dari pintu masuk mobil yang disemprot cairan disinfektan, pengukuran suhu tubuh pengunjung menggunakan thermogun, sampai pembatasan jumlah pengguna wahana. Saat kesana kemarin, pengunjung memang lumayan sepi dan sudah diberitahukan sebelumnya bahwa memang ada pembatasan jumlah pengunjung selama pandemi. Jadi tidak ada yang berkerumun, antre tiket, dan lain sebagainya. Begitu juga saat show berlangsung, pemakaian masker adalah wajib. Jika tidak, petugas akan menegur dan mempersilakan kita keluar dari tempat show. 

Jadi jangan coba-coba lepas masker ya!

Adapun jam operasional yang semula sampai malam hari, kini Taman Safari Prigen hanya membatasi mulai pukul 09.00 hingga 16.00. Show terakhir yang saya ikuti pada 15.30 adalah Temple of Terror yang berlangsung kurang lebih selama 30 menit. Semula Temple of Terror ini hanya berlangsung pada pukul 18.30 saja namun karena pandemi berbagai show pun digelar secara beruntun mulai pukul 11.00. Seperti Dolphin and friends, Tigers Tale, Bird Show, Animal Story, Elephant Story dan Temple of Terror. 

Oh ya khusus di arena Temple of Terror pengunjung tidak diperbolehkan merekam maupun mengambil gambar ya. Jadi teman bloger harus rasakan sendiri sensasi yang bikin adrenalin naik nanti ketika mengunjungi arena ini, dan silakan menebak-nebak apa yang terjadi di dalam Temple of Terror.

Saya berangkat dari rumah pukul 08.30 dan sampai di sana pukul 10.00 (karena mampir-mampir dulu beli camilan, hehe) padahal jarak yang ditempuh sekitar 30km saja dari rumah. Seharusnya hanya butuh waktu satu jam saja. Mengikuti semua wahana dan animal show rasanya tidak mungkin. Kami baru keluar dari Safari Adventure pukul 11.15 dan sudah banyak show yang berlangsung. Akhirnya ada beberapa show dan tempat yang belum berhasil kami kunjungi. Capek! Huhu. Jadi rasanya sehari saja tidak cukup untuk mengeksplore semua wahana dan show yang digelar di Taman Safari Prigen. Benar saja, saya tidak berhasil ke Aquatic Wonderland dan Australian Area karena waktu yang sangat terbatas dan juga tenaga yang ngga memungkinkan, hehe.

Tenang saja, kalau ingin menginap, teman bloger bisa langsung reservasi di Baobab Resort yang letaknya bersebelahan dengan Taman Safari. Kita akan mendapatkan view Africa jungle di resort tersebut.

Pembatasan Interaksi dengan Baby Tiger, Dolphin Show, dan Elephant Story

Teman bloger pasti tidak asing dengan banyak foto yang beredar di media sosial ketika seseorang mengunjungi Taman Safari, yaitu berpose dengan baby tiger. Sebenarnya di arena Baby Zoo ini kita tidak hanya bisa berfoto dengan baby tiger, tapi juga baby monkey, kangoroo, wallabi, dan snake. Harga per orang Rp 20.000,- untuk bisa mengambil foto dengan salah satu diantara sekian banyak satwa tersebut.

Saat itu saya tertarik berpose dengan baby tiger berusia tiga bulan yang sedang tidur. Kalau tidak tidur, sepertinya saya tidak berani masuk ke dalamnya. Namun ada yang berbeda saat ini. Kalau dulu anak harimau ini boleh dielus, bahkan berpose dengan menggondengnya, saat ini tidak diperbolehkan. Kita tidak boleh memegang satwanya, jadi berfoto hanya diizinkan ketika berada di dekatnya saja. Tidak kecewa juga sih karena memang pembatasan interaksi tersebut maksudnya baik. Agar hewan tidak terganggu hingga menyebabkan stres. Sang pawang pun tidak memaksa hewan untuk bisa berpose dengan manusia.

baby zoo

Begitu juga saat dolphin show yang semula kita bisa berpose dengan lumba-lumba mulut botol maka saat ini tidak bisa lagi. Sebagai gantinya kita bisa berpose dengan anjing laut yang pintar dengan catatan tidak boleh menyentuhnya. Untuk tarif berfoto dengan singa laut adalah Rp 100.000,-. Sayangnya pembelian tiket ini tidak dilakukan di loket, tapi langsung pada keeper atau petugas yang ada di arena show. 

dolphin show

 

Tidak hanya di arena tersebut di atas, namun pembatasan interaksi juga ada saat elephant story. Gajah yang biasanya diperkenankan untuk kita sentuh dan bermain dengan belalainya, kini tidak bisa kita lakukan lagi. Teman bloger hanya boleh berfoto dengan gajah dari jarak 2 meter saja. Sebagai gantinya kita bisa juga mendapat lukisan dari sang maestro gajah yang dilakukan dengan belalainya. Bagaimana biayanya? Donasi berapapun di kotak untuk gajah akan diterima dan kita diperbolehkan untuk berfoto dari jarak yang telah ditentukan.

elephant story

Saya setuju sih dengan aturan seperti ini. Bayangkan saja jika gajah, anak harimau, hingga lumba-lumba harus melayani sesi berfoto dengan banyak orang dalam waktu tertentu. Foto model aja bisa stres apalagi satwa seperti mereka kan 🙂

Salut sekali dengan aturan Taman Safari Prigen saat ini.

Feeding Carnivore

Salah satu inovasi baru dari Taman Safari Prigen adalah memberi makan beruang, harimau, dan singa di lokasi Safari Adventure. Kebayang ya gimana serunya. Namun sayangnya saya tidak bisa ikut ini, karena tidak diperbolehkan untuk membawa anak di bawah umur 10 tahun. Aturan-aturannya pun ketat. Apalagi selama pandemi hanya dibatasi beberapa orang saja. Teman bloger akan dibawa ke lokasi beruang, harimau dan kawanan singa dan memberi makan mereka dari dekat.

feeding carnivore

saat mobil kami melintas di truk “feeding carnivore”

Semuanya dilakukan dengan aman, karena akan ditemani oleh 1 keeper dan 2 pawang untuk 8 orang (maksimal). Beberapa aturannya juga harus kita taati seperti tidak boleh menjerit atau membuat kegaduhan yang akan mengganggu mereka.

Kunjungan ke Taman Safari Prigen kali ini berkesan sekali, karena jumlah pengunjung benar-benar tidak ada setengahnya dan salut dengan Taman Safari Prigen yang memberlakukan protokol kesehatan yang sangat ketat di tengah pandemi seperti ini. Sehat dan bahagia selalu yaa satwa Taman Safari Prigen Indonesia!