Jujur saja, sepagian ini kira-kira hampir semua group Whatsapp saya sudah ramai sekali dengan pembicaraan bertema Harbolnas. Bahkan beberapa orang bertanya lewat private message, “Sudah belanja apa?” . .

Kemudian saya mengingat-ingat kembali kapan saya pernah sengaja memanfaatkan Harbolnas sebagai waktu yang tepat untuk berbelanja online? Bangun tengah malam mungkin? Untuk “jaga lilin” berebut harga murah dari sebuah barang. .

Alhamdulillah saya termasuk orang yang belum terpengaruh Harbolnas dan semoga saja tidak terpengaruh. Saya membeli sesuatu saat saya ingin atau butuh dan saat saya mampu. .

Ketika keinginan saat itu datang bukan pada saat Harbolnas dan kebetulan dimampukan oleh Allah, maka terbelilah barang itu. Jika tidak, maka saya pun tidak tertarik untuk mengeluarkan lembaran uang dari dompet atau mengurangi saldo ATM. Saya jadi ingin tahu, siapa sih inisiator yang meresmikan Hari Belanja Online ini secara nasional? Siapakah yang diuntungkan? .

Ah, andai ibu-ibu mlijo di pasar mengenal apa itu onlinestore. Apa itu Harbolnas, pasti hari itu dagangannya akan laris. Pulang dengan wajah ceria dan senyum bahagia karena dagangannya habis dan tak perlu khawatir ikan dan sayuran akan membusuk besok karena tak punya lemari pendingin. .

Ah, andai bapak-bapak penjaja roti goreng lima ratus rupiah itu juga punya onlinestore. Pasti tidak perlu lagi mereka menerjang panas dan hujan untuk memberi nafkah keluarganya.
Tidak ada yang salah juga sih, bagaimana pun fitrah manusia memang menginginkan sesuatu yang menguntungkan bagi dirinya. Harbolnas salah satu hari yang “katanya” sih banyak barang dijual dengan harga murah, dan itu menguntungkan bagi mereka. Itu pun bukan semua barang, hanya barang-barang tertentu saja. Jadi yah, selamat berbelanja! .
.

Namun ini hanya opini dan pendapat pribadi yang bersifat subyektif, ambil yang baik saja dan buang yang buruk ya. Yang sudah ikutan harbolnas semoga barang yang dibeli bermanfaat ya! Yang belum ikutan karena dompet lagi tipis (sepertiku) sabar saja ya, wkwk. Kita beli saat kita ingin, butuh, serta mampu. Okay?

Oh iya jangan lupaaa, kita miskinnn guyss. Tak ada uang untuk Harbolnas. Sesungguhnya itulah alasan sesungguhnya :'(

#OneDayOnePost #DesemberMenulis #DesemberDay12 #harbolnas