Ada banyak persiapan yang perlu dilakukan untuk menyambut kelahiran si Kecil, mulai perlengkapan sehari-hari, pakaian, hingga perlengkapan tidurnya agar dia merasa nyaman di awal kehidupannya di dunia. Dan jangan lupa, skincare bayi juga menjadi perlengkapan yang harus ada di rumah. Tidak sedikit yang bertanya, apakah bayi dengan kulitnya yang begitu lembut dan sensitif membutuhkan produk perawatan kulit? Jawabannya adalah ya.

Hindari Kandungan Ini Ketika Memilih Skincare Bayi

Kulit bayi yang masih rentan ini perlu mendapatkan perawatan yang tepat supaya kelembabannya terjaga sehingga berbagai gangguan kesehatan kulit seperti ruam atau jerawat kecil dapat dihindari [1,2]. Itulah sebabnya, memilih skincare bayi juga harus dilakukan dengan hati-hati supaya tidak mengandung bahan kimia berbahaya yang justru membuat kulitnya bermasalah. Sebagai informasi, berikut adalah beberapa kandungan yang sebaiknya dihindari ketika memilih skincare buah hati :

  • Parfum

Walaupun beraroma harum, namun produk perawatan kulit bayi yang dalam daftar komposisinya mengandung parfum sebaiknya dihindari. Pasalnya, parfum merupakan salah satu alergen atau zat pemicu alergi yang dapat menyebabkan iritasi kulit bagi kulit bayi yang sensitif.

  • Paraben

Paraben biasanya ditemui pada produk perlengkapan mandi seperti sabun dan sampo. Sayangnya, zat ini juga berpotensi memicu iritasi salah satunya adalah kulit kering dan ruam terutama pada bayi sehingga sebaiknya hindari produk dengan kandungan paraben.

  • Propylene glycol

Propylene glycol adalah zat kimia dari golongan alkohol yang banyak ditemui di produk pelembab atau moisturizer dan juga sunscreen. Walaupun memang memiliki efek melembutkan, namun secara bersamaan zat ini juga berpotensi memicu reaksi alergi sehingga sebaiknya dihindari.

  • Sulfat

Sulfat dan berbagai turunannya seperti sodium lauryl sulfate atau sodium laureth sulfate sebenarnya umum digunakan pada produk sabun dan sampo dan seringkali tidak memberikan reaksi apapun. Namun, pada beberapa kondisi sulfat dapat memicu kondisi seperti kulit kering hingga gatal. Jika nampak buah hati mengalami gejala tersebut, beralihlah ke sabun atau sampo dengan label sulfate-free.

Daftar Skincare Bayi yang Wajib Ada di Rumah

Meskipun beberapa zat kimia dalam produk perawatan kulit bayi dianggap berbahaya, bukan berarti si Kecil tidak boleh menggunakan skincare sama sekali. Alasannya, kulit bayi yang rentan juga membutuhkan perawatan ekstra supaya senantiasa lembab, lembut dan sehat. Berikut ini adalah daftar produk skincare bayi yang perlu dipersiapkan di rumah:

skincare bayi

1. Sabun dan sampo

Bayi mungkin tidak berkeringat banyak seperti orang dewasa, namun bukan berarti dia tidak perlu mandi apalagi ketika cuacanya sedang gerah. Untuk itu, Bunda perlu menyiapkan skincare yang berhubungan dengan perlengkapan mandi setidaknya sabun dan sampo. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, supaya aman bagi kulit bayi pilihlah sabun dan sampo yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya seperti paraben ataupun sulfat.

Selain itu, akan lebih baik bila Bunda memilih produk perlengkapan mandi dengan formula lembut dan berlabel mild in the eyes alias tidak pedih di mata demi kenyamanan buah hati. Mengingat sebenarnya kulit bayi memiliki kemampuan untuk melembabkan dirinya sendiri, jangan memandikan bayi terlalu sering dalam sehari apalagi jika baru lahir. Idealnya, si Kecil sebaiknya mandi maksimal 2 kali, itupun jika cuaca sedang panas.

2. Pelembab

Kulit bayi yang sensitif sangat mudah kehilangan kelembabannya karena berbagai hal, mulai dari penggunaan produk perawatan kulit, terlalu sering dimandikan hingga cara perawatan yang kurang tepat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pastikan selalu menyediakan pelembab khusus kulit bayi di rumah.

Pelembab kulit bayi ini ada yang berbentuk lotion cair maupun krim. Keduanya sama-sama bagus karena fungsinya pun tidak berbeda, yakni untuk menjaga kelembaban kulit si Kecil. Pastikan saja bahwa produk lotion atau krim pelembab yang dipilih tidak mengandung tambahan parfum atau alkohol dan turunannya untuk menghindari reaksi alergi pada kulit.

3. Baby oil

Pada beberapa kondisi dimana kulit bayi sangat kering, pelembab saja mungkin tidak cukup. Dia membutuhkan produk perawatan kulit lain yang lebih bisa membasahi sehingga kulit terasa lebih lembut dan lembab. Baby oil adalah jawabannya.

Biasanya, baby oil terbuat dari bahan alami yang super lembut di kulit. Teksturnya yang cair seperti minyak memberikan efek melembutkan sekaligus melumasi sehingga kulit kering dapat segera diatasi. Baby oil juga bisa digunakan untuk membersihkan kerak di kepala bayi atau cradle cap yang tipis.

Ini juga salah satu rekomendasi skincare bayi newborn yang harus ada ya.

4. Minyak Telon

Indonesia yang memiliki iklim tropis cenderung dingin di malam hari dan gerah di siang hari. Cuaca panas saat siang biasanya dibarengi juga dengan hembusan angin yang membuat hawanya menjadi dingin. Supaya si Kecil terhindar dari masuk angin, kembung dan kedinginan karena angin tersebut maupun cuaca, sediakan minyak telon di rumah.

Minyak telon merupakan campuran dari minyak kayu putih dan juga minyak kelapa sehingga tidak akan terlalu panas ketika diaplikasikan di permukaan kulit. Aromanya yang segar alami juga dapat menjadi “parfum” buat bayi sehingga dia selalu wangi.

5. Krim Ruam

Ruam menjadi salah satu masalah kulit yang kini umum terjadi karena sebagian besar bayi menggunakan popok sepanjang hari. Walaupun banyak terjadi namun ruam popok dapat menimbulkan ketidaknyamanan buat bayi sehingga harus segera diobati.

salep bepanthene

Itulah pentingnya menyediakan krim ruam popok di rumah. Kapanpun anak berganti popok atau sehabis mandi, oleskan krim ruam ini terutama di bagian yang tertutup popok sepanjang hari seperti pangkal paha, pantat dan sekitar kelamin. Tujuannya adalah untuk menjaga kelembaban kulitnya, meningkatkan skin barrier dan membantu meredakan peradangan yang mungkin sudah terjadi.

Untuk urusan krim ruam, serahkan pada Bepanthen yang mengandung bahan alami seperti lanolin dan pro vitamin B5 yang membantu meredakan iritasi kulit akibat ruam popok. Kandungan tersebut juga membantu mengembalikan kelembaban alami kulit sehingga kulit buah hati terasa lembut dan selalu sehat.

Referensi :

  1. Karen Gill, Choosing Safe Ingredients in Baby Skin Care Products, 12 Juni 2020, healthline. Diakses pada 3 Juni 2022 dari https://www.healthline.com/health/baby/baby-skin-care-ingredients
  2. Mia Armstrong, Baby Skin CAre, 29 September 2020, healthline. Diakses pada 3 Juni 2022 dari https://www.healthline.com/health/baby/tips-for-protecting-baby-skin#1.-Keep-your-baby-out-of-the-sun
  3. Elizabeth Haas, Baby Skin Care Basics All First Time Parents Should Know, 17 November 2020, parents. Diakses pada 3 Juni 2022 dari https://www.parents.com/baby/care/skin/how-to-care-for-baby-skin/