Wkwkwkw saya iseng mau masukkan menu instan untuk isi artikel Menu Sahur Praktis kali ini, tapi takut banget performa blog saya jadi turun karena pada kesel kena prank di blog ini. Jadi ya akhirnya rencana berubah, agak seriusan dikit.

Here we go tanpa basa basi lagi!

Menu Sahur Praktis 15 Menit Jadi!

Serius 10 menit? Serius lah. Percaya deh kadang saya masak untuk buka puasa satu jam sebelum azan maghrib dikumandangkan. Pernah juga menyajikan sahur 30 menit sebelum imsak. Masak cukup 15 menit, makan 15 menit. Selesai deh.

Berikut adalah menu sahur praktis yang menjadi andalan saya baik saat mager banget maupun sedang rajin. Hmm.. kesimpulannya sih mager terus

1. Tumis Sayuran

menu sahur praktis

Ini beneran praktis tapi bergizi dan tentu bisa dicampur dengan lauknya sekalian. Irit sabun karena tidak perlu mencuci dua wajan. Karena cukup pakai satu wajan saja sudah terhidang protein dan serat sekaligus vitamin di dalamnya. Asal nasinya sudah sedia yaa.

Biasanya saya menumis kangkung dengan udang, atau tumis sawi dengan pentol daging, atau brokoli dengan tahu tempe (random banget) pernah juga tumis kubis dan telur orak arik dengan irisan cabe, tumis daun bawang dengan tempe dan tahu, tumis sawi putih dan sosis, tumis daun bawang dengan sosis dan tempe, wah banyak lah kalo soal tumis menumis ini.

Usahakan sayurnya sudah disiangi dan dicuci bersih ya, jadi ngga makan waktu lama untuk memasaknya. Kalau saya sih menyiangi sayuran cukup 5 menit sudah sekalian bersih setelah dicuci. Mungkin karena saya hanya masak untuk tiga orang yaa.

Bahan dan cara masaknya pun mudah. Teman-teman hanya perlu mencincang bawang bombay, tambahkan juga bawang putih, jika ingin pedas tambahkan cabe rawit. Lalu tumis dengan sedikit minyak di atas api sedang.

Setelah harum, masukkan proteinnya terlebih dahulu kurang lebih selama 3 menit. Barulah masukkan sayuran, tambahkan sedikit air bersama dengan garam dan gula. Lalu koreksi rasanya.

Mudah bukan?

2. Penyet Tempe dan Ikan Goreng

menu sahur yang praktis

Sahur tanpa sambal menurut saya juga seperti menikmati hidangan tanpa minuman. Rasanya kurang segar dan bersemangat. Oleh karena itu salah satu menu kesukaan kami adalah tempe penyet. Jika ada lebihan lauk boleh juga tambahkan ikan goreng seperti pada gambar berikut.

Gambar

Dua kompor menyala, satu di antaranya untuk menggoreng tempe yang sudah dimarinasi selama 3 menit saja. Lalu satu yang lainnya digunakan untuk merebus sayur untuk lalapan. Kalau mau mentah juga boleh sih, tergantung pilihan sayur teman-teman yaa!

Sementara menunggu tempe dan sayuran matang, saya biasanya juga menyiapkan sambal di cobek. Untuk cabe rawit sengaja tidak saya goreng atau rebus agar terasa lebih pedas. Adapun tomat dan terasinya biasanya saya goreng sebentar terlebih dahulu.

Begitu tempe dan sayuran matang, sambal juga sudah tersedia. 15 menit cukup lah!

3. Sarden Pindang atau Tongkol

resep menu sahur yang praktis

Sarden pindang atau tongkol ini tentu saja bukan sarden kalengan yang tinggal kita panaskan di atas wajan ya. Namun benar-benar sarden yang saya buat dari nol.

Bahan-bahannya cukup mudah kok, yakni :

  • Bawang putih dan bawang merah. Jika tidak ada salah satu di antaranya boleh gantikan dengan bawang bombay sesuai jumlah protein dan sayur yang teman-teman masak.
  • Tomat
  • Cabe rawit
  • Ikan tongkol atau pindang yang sudah digoreng setengah matang (karena kalau matang nanti jadi terlalu kering dan bumbu sarden kurang meresap).
  • Gula dan garam
  • Saus tomat dan saus sambal

Adapun cara masaknya versi saya di antaranya sebagai berikut :

  • Tumis bawang merah dan bawang putih. Jika sudah mulai harum masukkan cabe rawit dan tongkol. Tumis sebentar lalu masukkan air sampai tongkol tenggelam.
  • Masukkan tomat, saus tomat serta gula dan garam. Jika ada kondimen lain seperti tahu misalnya, boleh dimasukkan juga bersamaan dengan tomat ya.
  • Diamkan dengan api kecil sampai tomat hancur dan air mulai mengental.
  • Koreksi rasa dan angkat jika tekstur sudah sesuai yang diinginkan. Kalau ingin kental banget boleh dimasak agak lama.

Mudah kan? Lima belas menit jadi deh sarden ikan sehat dan fresh!

Itu masakan versi saya yang bisa dihidangkan 15 menit saja. Bagaimana dengan teman-teman? Punya menu sahur lain yang bikin semangat? Share di kolom komentar yuk!