Man Of Pure Love, Review

“Noise marketing. Daripada orang tidak peduli, jauh lebih baik menjadi salah satu diantara kedua pilihan itu. Pada akhirnya cacian atau makian itu adalah bentuk perhatian.

(Man Of Pure Love, halaman 88)

Novel dari Korea Selatan ini diterjemahkan oleh Primastuti Dewi, diterbitkan pertama kali oleh Penerbit Haru. Usai membaca Confession versi Indonesia, saya semakin yakin bahwa novel-novel terjemahan Penerbit Haru memang bagus. Tidak kaku, mudah dipahami, serta serasa hidup. Begitu juga dengan Man Of Pure Love setebal 489 halaman ini. Selama satu minggu membacanya, kisahnya sedikit mengobati rasa kangen pada drama korea yang selalu berjumlah belasan episode itu.

Man Of Pure Love mengisahkan romantika antara Yoon Do Jin, seorang artis sekaligus penyanyi papan atas yang punya teman masa kecil bernama Lee Jin Su. Yoon Do Jin berumur 28 tahun ini sukses menjadi penyanyi sekaligus pencipta lagu sejak umur 19 tahun. Dia juga mantan anggota Idol. Punya tubuh tinggi dan berwajah tampan. Dijuluki “Anjing” karena sifatnya yang sombong dan perilakunya yang brutal sudah dikenal luas. Hanya sedikit yang tahu bahwa Yoon Do Jin bertekuk lutut di hadapan seorang wanita bernama Lee Jin Su.

Sedangkan Lee Jin Su adalah wartawan majalah entertainment murahan. Penampilannya juga sering polos tanpa riasan dengan kacamatanya yang berbingkai tebal, serta rambut dikeriting kecil-kecil. Sama sekali jauh dari kata feminin. Mantan ketua geng anak-anak di lingkungan rumahnya.

Sebenarnya, kisah ini adalah kisah romance yang mudah ditebak. Seperti ciri khas drama Korea pada umumnya, bahwa ketimpangan sosial yang terjadi antara tokoh utama laki-laki dan perempuan selalu menarik untuk dijadikan konflik. Yoon Do Jin dan Lee Jin Su ini bukanlah seorang kekasih, tapi juga tidak mau disebut teman. Mereka berdua selalu bertengkar bila bertemu tapi tidak bisa menjauh juga.

Hubungan aneh yang sudah berjalan selama delapan belas tahun ini mulai retak ketika seorang anggota grup Idol Yoon Do Jin tiba-tiba hadir dalam kehidupan mereka lagi. Satu per satu rahasia yang pernah terkubur dalam-dalam pun terkuak dari bab satu ke bab lain. Disinilah menariknya cerita Man Of Pure Love ini layak untuk disimak sampai akhir.

Pada akhirnya, novel terjemahan ini mengobati rasa kangen saya terhadap drama korea yang akhir-akhir ini menjadi booming lagi. Sudah lebih dari dua tahun saya tidak lagi melihat drama korea, sehingga hadirnya buku ini sedikit banyak mengobatinya. Kisah Yoon Do Jin dan Lee Jin Su mirip seperti kisah dari serial drama Secret Garden yang entah berapa tahun lalu menjadi drama korea pertama yang saya tonton. Korea masih menonjolkan bagaimana ketimpangan sosial yang terjadi antara si pria dan wanita yang punya hubungan khusus. Persoalan ekonomi dan strata sosial selalu menarik menjadi bahasan di setiap cerita. Meskipun alur ceritanya mudah ditebak, namun pembawaan cerita dari penulis sangat menyenangkan untuk disimak. Antara sedih, haru, sekaligus bahagia selalu menjadi paket komplit ketika membacanya.

Buku ini menjadi hiburan bagi saya menghadapi situasi pandemi yang belum juga berakhir.

Man Of Pure Love, by Hon Ban-Ya

First Published in Korea by Shin Young Media Service, Inc.

Penerjemah : Primastuti Dewi, diterbitkan Pertama Kali oleh Haru Media.

Cetakan kedua, Desember 2017, 489 halaman

4/5

 

    • Zen on April 27, 2020 at 8:34 am

    Reply

    “Seperti drama Korea pada umumnya”
    Kapan lah terakhir aku nonton drama Korea? Hahahaha

    “Sudah dua tahun nggak nonton drama Korea”
    Eh beneran?

      • jeyjingga on April 27, 2020 at 6:51 pm
      • Author

      Reply

      Beneran atuh. 😪

    • Ovi on April 27, 2020 at 2:05 pm

    Reply

    Belum pernah baca novel terbitan korea sih tapi, bolehlah ntar di coba hehe

  1. Reply

    Kayaknya seru juga nih baca novel ini. Bukan hanya drama Korea yg diincar, novel pun juga menarik yah..

    • asihmufisya on April 27, 2020 at 4:13 pm

    Reply

    Wah, seru ya Mbak baca novel koreanya. Saya punya novel korea yang belum sempat di baca nih.
    Baca buku kesukaan bikin hati senang.

  2. Reply

    Itu bukunya dibaca berapa kali, kak? Ampe rada nekuk gitu hehehehe. Diulang-ulang mulu, kah? Apa yang diulang pas bagian uwuwnya? Hehee

      • jeyjingga on April 28, 2020 at 3:54 am
      • Author

      Reply

      Wkwkwkwk ka ipeh ni jeli amat yak wkwk.
      Itu nekuk karena ketiban badan ku waktu ketiduran 🤣🤣

  3. Reply

    Kelihatannya menarik untuk dibaca, saya tidak pernah baca buku terjemahan.

    • Sulis Nashwa on April 28, 2020 at 8:16 am

    Reply

    Wah beneran saya jadi penasaran bagaimana ya kisah cinta mereka selanjutnya. Tetapi memang kok kisah cinta yang memiliki perbedaan status meskipun bisa ditebak alurnya tetap bikin baper hehe…

  4. Reply

    penggemar film drakor kudu baca ini. biar semakin puas dengan kisah-kisah kehidupan dari negera korea.

    • monicaang on April 28, 2020 at 10:04 pm

    Reply

    Awal-awal novel Korea mulai masuk ke Indonesia, aku juga sempat gandrung untuk baca, tapi enak kenapa, kalau novel kurang begitu suka, lebih ke drama sih, lebih dapat imajinasinya. Kalau buku, aku lebih suka baca yang nonfiksi soalnya

    • Triyatni on April 28, 2020 at 11:18 pm

    Reply

    Novel Korea terjemahan ini kayaknya seru yah Kak Jihan. Saya juga menghindari drama Korea karena takut kebablasan gak nulis wkwkw. Btw DAnya minggu lalu 5 sekarang naik jadi 6 lho hihi. Pakai Mozbar ngeceknya otomatis wkwk

  5. Reply

    wah sepertinya menarik ini novelnya jadi mau baca juga. meski sekarang lebih senang nonton drakornya langsung sih hehe. terima kasih sharingnya mba

    • nurhilmiyah on April 29, 2020 at 7:34 am

    Reply

    Marvelous yaa Mbak Jihan, 489 halaman baca novel Koreanya hehe… pastinya banyak nambah kosa kata dan sudut pandang ya Mbak… btw toss Mbak, saya juga sejak Ramadan malah ga pernah lg nonton drakor hihi

  6. Reply

    Sampai sekarang belum pernah baca novel terjemahan dari korea. Kalau nonton filmnya sih, sangat tertarik. Tapi tidak semua jenis ya, untuk yang ada termehek2nya kurang suka. Lebih suka yang jalan ceritanya melibatkan penegak hukum seperti jaksa dan polisi

  7. Reply

    Kayak secret garden? beneran kak? mataku langsung berbinar-binar begitu baca secret garden. duh mau baca donk man of pure love.. ada ebooknya gak ya.. huhuhuhu

    • Isti on April 29, 2020 at 7:28 pm

    Reply

    Pecinta Drakor niye….
    Sampai ngobatin kangen nonton drama larinya ke buku. Sekilas baca review-nya kayake seru juga ceritanya. Bolehlah kapan2 nyoba baca buku Korea.

    • Hppnin on April 29, 2020 at 9:31 pm

    Reply

    Keliatannya sangat menarik cuman belum pernah baca

  8. Reply

    489 halaman itu lumayan lho… dan selesai 1 minggu. Bravo!
    Tapi bagus juga kalau ada novel terjemahan dari Korea ini. Bisa jadi bahan sinau bikin novel

  9. Reply

    489 halaman itu lumayan tebalnya. Kalau saya akan sangat “consumed” oleh jalan cerita sehingga lupa banyak tugas harian. Itu sebabnya saya tak mau lagi baca fiksi. Beda dengan baca non fiksi, saya bisa stop baca kapan saja dan mengulang bagian mana saja.

  10. Reply

    waah kalau harus membaca buku yang ratusan halaman bisa berhari-hari kak, mending nonton drakornya aja sii kalau aku wkwkw

    • Shafira Adlina on April 30, 2020 at 4:39 am

    Reply

    Wah hebat bisa namatin novel korea. Aku penasaran aja pgn dibikin serialnya, pgn nonton. Pemeran utamanya haniwon sm wobin lg kaya secret garden ahha

  11. Reply

    Mbak ji suka baca-baca buku dari Korea kah?

  12. Reply

    Wih, Secret Garden. Saya juga nonton itu mba. Terakhir nonton K-drama saya itu kalo gak salah 2017 ya yg Dong Bong Soon itu. Setelah itu sudah sibuk dengan tugas emak di rumah. Membaca novel terjemahan dari Negeri Gingseng ini gak kalah menarik ya. Jadinya kadang kita menciptakan karakter sendiri di pikiran kita. Kira-kira kalo jadi film ini tuh cocoknya diperankan siapa, tokoh wanitanya coconya diperankan siapa. Hehehe.

  13. Reply

    ceritanya menarik sekali jadi pengen baca bukunya tapi 489 halaman ya.. alamak tebal sekali hehehe

    • merida on April 30, 2020 at 11:20 am

    Reply

    Hai, Mbak, Salam kenal ya, aku korean drama addicted nih, Hehehe. Kalau drama Korea sekarang udah sangat bervariasi sih menurutku. Tema ceritanya ga sebatas kisah klasik pria wanita yang terkendala status sosial aja. Meskipun kisah-kisah klasik seperti itu masih ada, tapi berhasil mereka kemas dengan cara berbeda. Apalagi sejak genre fantasi ada, kisah-kisah di drama korea semakin menarik aja untuk ditonton. Btw, bukunya bagus, ya. Aku pengen baca juga jadinya.

  14. Reply

    Kalau saya … nonton drakor nggak pernah, baca novel korea juga nggak pernah. Tp kayaknya novel ini seru ya ….

    • Dawiah on May 1, 2020 at 2:50 pm

    Reply

    Drama Korea, wow. Banyak banget penikmatnya tapi sayang saya kurang suka, soalnya lambat banget. Entah kalau novelnya ya. Wuih jadi penasaran mau baca euy..

  15. Reply

    Menarik…secara belum pernah juga baca novel korea nich kak…tapi lumayan tebal juga 489 halaman… utk kisah yang terbilang ringan dan mudah ketebak tadi..btw ini udah difilmkan atau belum?

    • Hadi K. on May 3, 2020 at 12:33 pm

    Reply

    Aku baru tau kalau ada novel terjemahan dari bahasa korea. Aku taunya emang orang Indonesia yang bikin novel korea gitu. Kayak Beautiful Regret.

    • Irsyad (irsyadmuhammad.com) on May 11, 2020 at 9:37 pm

    Reply

    yah sebenarnya sih cerita2 romance, tak cuma korea, memang gitu2 aja sih. tp yg jd menarik adalah bagaimana si penulis mengemas ceritanya, ada hal2 yg membuat kita jd terus menikmati. saya pun terkadang suka baca2 novel ramnce, tp yg luar negeri baru penulis2 jepang saja. menarik jg nih kalau saya baca novel romance dr korea

  16. Reply

    Ala-ala drama korea tapi dalam novel, belum pernah baca novel dari korea kayaknya. Menarik sih. Aku baru nonton beberapa drama korea, kayaknya man of pure love ini bisa deh kujadiin bacaan korea pertama. Pengen ngerasain kira-kira baca novel korea sama gak sensasinya sama nonton dramanya

Leave a Reply