Keesokan harinya, Dini yang mendengar kabar Asih pingsan karena melihat sosok perawat berwajah buruk itu kini terdiam lama sekali di balik meja kerjanya. Kabar bahwa Asih melihat sosok penampakan seorang perawat menyebar begitu cepat ke seisi rumah sakit. Dini teringat kembali dengan sosok yang dijumpainya beberapa malam yang lalu. Jangan-jangan sosok yang hadir di ruangan […]

Read More

Waktu menunjukkan pukul lima sore ketika Asih sampai di Rumah Sakit. Ia sengaja datang lebih awal untuk menemui HRD di lantai enam, meskipun waktu jaganya masih dimulai jam sepuluh malam nanti. Perasaannya tak tenang. Rasa penasarannya mengalahkan apa pun. Asih duduk diam di lobi Rumah Sakit sambil memperhatikan orang-orang yang sibuk berlalu lalang. Ketika ia […]

Read More

Dua malam sebelumnya Dini kebagian jaga malam untuk kesekian kalinya setelah beberapa waktu ia absen karena kondisi kesehatan ibunya yang sedang tidak baik. Seperti biasa, Dini yang selalu disiplin dengan pekerjaannya selalu melakukan operan jaga tepat waktu. Pukul sepuluh malam bersama rekan yang akan digantikannya. Setelah rekannya pulang, Dini mempelajari bagaimana kondisi pasien-pasiennya di hari […]

Read More

Seorang pria bertubuh gempal dan tinggi muncul dari balik pintu kaca lobi. Asih segera bangun dari duduknya, memastikan bahwa benar Pak Satpam yang ia panggil dari telepon tadi sudah datang. Pria dengan seragam biru itu membawa serta satu orang teman di belakangnya. Mereka berdua berjalan dengan tegap dan cepat menghampiri Asih yang berdiri di balik […]

Read More

Asih menyeka keringat yang menetes di dahinya. Padahal AC menyala dengan suhu 18°C. Cukup dingin untuk udara selarut ini. Ia melihat jam tangan mungil di pergelangan tangan kirinya, jarum pendek berhenti di angka satu. Artinya kurang lima jam lagi dia bisa istirahat. Suasana lobi Rumah Sakit lengang, hampir tak ada keluarga pasien yang lalu lalang […]

Read More