Berolahraga membuat tubuh semakin fit, tetapi juga energi dapat terkuras setelah selesai melakukan aktivitas fisik. Oleh karena itu, tubuh membutuhkan asupan tambahan setelah berolahraga. Ternyata, ada manfaat susu ketika dikonsumsi setelah olahraga.

Pernyataan ini sudah mendapat pengakuan secara internasional karena sudah dibuktikan melalui riset. Ada artikel pendukung dari livestrong.com dengan tajuk “Why Drink Chocolate Milk After Workout” (2017). Memangnya, apa manfaat susu yang dikonsumsi setelah berolahraga?

Manfaat Susu Setelah Berolahraga

Saat ini, susu bahkan dijadikan number one post nutrien atau nutrisi utama setelah berolahraga. Pernyataan ini disampaikan oleh Grace Joselini, dokter yang pernah membantu Timnas Sepak bola Wanita Indonesia pada ASIAN GAMES 2018. Lantas, apa saja manfaat susu setelah berolahraga?

manfaat susu1. Pengganti cairan (Re-Hydrate)

Setelah berolahraga, kandungan air dalam tubuh menjadi berkurang karena keluar dalam bentuk keringat. Maka dari itu butuh cairan tambahan untuk menghidrasi tubuh. Mengonsumsi cairan setelah berolahraga dapat memberikan rasa segar dan mencegah kelelahan berlebih.

Biasanya orang hanya minum air putih atau minuman berenergi. Tetapi daripada hanya mengonsumsi air putih, lebih baik minum susu yang memiliki nutrisi baik lainnya selain air.

Susu cokelat terbukti lebih unggul apabila dikonsumsi sehabis olahraga dibandingkan air mineral atau minuman olahraga lainnya. Terdapat kandungan seperti karbohidrat, protein, kalsium, fosfor, dan vitamin D.

Kandungan sodium, karbohidrat, dan protein dalam susu mendukung proses re-hydrate ini setelah cairan tubuh keluar dalam keringat. Minum susu juga dianggap lebih baik daripada minuman berenergi yang biasanya mengandung banyak gula.

2. Pemulihan otot (Re-Build)

Susu memiliki kandungan protein yang membuat manfaat susu sebagai pemulihan otot. Apabila olahraga tidak dibarengi dengan mengonsumsi protein, massa otot dapat berkurang. Maka dari itu susu bermanfaat untuk membantu mengembalikan massa otot setelah berolahraga. Di kalangan olahragawan juga susu sudah dikenal sebagai minuman untuk memperbaiki jaringan otot yang hilang.

Pembentukan otot setelah berolahraga dibantu oleh kasein dan whey yang keduanya merupakan kandungan protein dalam susu. Terdapat sekitar 80% zat kasein pada susu sapi. Kasein ini adalah protein susu yang berbentuk padat. Kasein dapat memperbaiki otot setelah berolahraga, terutama pada bagian kaki, dada, dan bahu.

Sementara itu, whey adalah protein yang berbentuk cair, terkandung sebanyak sekitar 20% di dalam susu sapi. Kandungan ini mendorong pembentukan protein dalam otot lebih cepat setelah berolahraga.

3. Revitalisasi tubuh (Re-Vitalize)

Tubuh juga perlu direvitalisasi setelah berolahraga agar kembali bugar. Maka dari itu diperlukan asupan vitamin dan mineral agar tubuh kembali bugar. Susu mengandung berbagai vitamin, misalnya vitamin A, D, B6, dan B12, folat, dan riboflavin.

Sementara itu, mineral yang terkandung dalam susu juga terdapat kalsium, magnesium, kalium, fosfor, dan seng. Kandungan ini yang mampu berperan sebagai sumber energi baru dan juga menjaga kesehatan tulang dan gigi.

4. Mengembalikan energi (Re-Energize)

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, susu dapat mengembalikan energi karena ada kandungan karbohidrat. Seperti sehabis makan nasi yang membuat tubuh kembali bersemangat. Manfaat susu ini dapat dirasakan terutama oleh atlet olahraga lari jarak jauh, basket, dan sepak bola.

Selain itu, susu juga lebih lama dicerna daripada air mineral maupun minuman berenergi. Sehingga, minum susu dapat membuat rasa kenyang lebih lama. Susu lama dicerna karena memiliki kandungan lemak di dalamnya.

Kandungan lemak dalam jumlah yang tepat justru baik untuk menjaga berat badan karena mengurangi rasa lapar dari konsumsi makanan berlebih.

Hal ini sejalan dengan olahraga yang juga dapat mempertahankan berat tubuh yang ideal.

5. Oksigenasi (Re-Oxygenate)

Tubuh juga akan kehilangan oksigen setelah berolahraga. Oleh karena itu, dibutuhkan oksigenasi. Susu memiliki kandungan glutation yang bersifat sebagai antioksidan dan juga dapat mengoksigenasi tubuh. Jadi, baik untuk mengonsumsi susu setelah berolahraga.

Selain itu, susu juga dapat menjadi sumber elektrolit alami. Elektrolit seperti Natrium, Kalium, Kalsium, Magnesium, Fosfat, dan Klorida dapat membantu mencegah kontraksi otot, menstabilkan detak jantung, dan mencegah kram.  Pada minuman berenergi sudah ditambahkan elektrolit. Tetapi, apakah Anda memilih elektrolit alami atau elektrolit tambahan dari zat kimia?

Selain 5 hal di atas, ada fakta menarik tentang susu cokelat yang bagus diminum setelah berolahraga. Susu cokelat memiliki kandungan kakao yang dapat memengaruhi suasana hati menjadi lebih positif dan fokus. Zat aktif pada cokelat ini dapat membantu membuat Anda lebih bahagia. Selain itu, vitamin C juga dapat menurunkan hormon stress.

Aturan Minum Susu Setelah Berolahraga

Agar manfaat susu lebih optimal, minum susu secara tepat sesuai aturannya setelah berolahraga. Susu cokelat dapat diminum minimal 20 menit setelah latihan fisik. Disarankan untuk minum susu sebelum makan.

Susu cair Frisian Flag Purefarm Low Fat Chocolate dapat menjadi pilihan susu yang lezat dan praktis untuk diminum setelah berolahraga. Susu cair ini memiliki zat gizi makro dan mikro serta memiliki cita rasa yang lezat.

Bagi Anda yang kurang menyukai rasa cokelat, tersedia pula varian French Vanilla, Strawberry, dan Plain. Selalu sedia susu cair di tas olahraga Anda ya! Kamu bisa cek berbagai varian tersebut di situs FrisianFlag.com. Satu-satunya pilihan susu cair terbaik orangtua untuk anak 🙂