Membaca menyenangkan bagi saya adalah kebiasaan yang harus dibangun sejak dini. Meskipun tidak semua orang merasakan hal yang sama seperti saya. Karena memang membaca bagi saya adalah kegiatan paling menyenangkan setelah makan. Hehe.. Layaknya perut yang seharusnya diberi gizi setiap hari, begitupun otak. Salah satu cara memberi gizi pada otak adalah dengan membaca. Tentu saja menumbuhkan kebiasaan membaca menyenangkan bukan hal yang mudah. Namun bukan berarti tidak mungkin.

Sejak usia lima atau enam tahun mungkin, saya sudah bisa membaca. Mengeja huruf demi huruf pada koran yang disodorkan oleh orangtua saya. Maka sejak saat itulah saya jatuh cinta pada tulisan-tulisan. Pada buku, majalah, koran, bahkan pada papan nama yang berjejer di pinggir jalan dengan lampu berwarna-warni. Seringkali saya berlomba dengan adik untuk membaca cepat papan-papan itu.

Seolah dengan membaca huruf-huruf itu, kami tengah berpetualang menyusuri jalan-jalan dengan membawa ransel dan banyak makanan. Tenggelam dalam lautan kata lalu berimajinasi bahwa kami menjadi tokoh utama sebuah novel atau fabel.

mengapa membaca

Mengapa Membaca?

Banyak pakar yang mengatakan bahwa anak-anak memiliki daya imajinasi yang sangat tinggi. Saat ibu membacakan cerita (entah itu dongeng fabel, komi, kisah para Nabi dan Rasul, dan lain sebagainya) anak tidak hanya mendengarkan tapi juga membuat imajinasi di dalam pikirannya. Saat bermain pun, si kecil sering membayangkan dirinya memerankan berbagai macam profesi, mulai dari kapten bajak laut, princess, dokter, astronot, dan lain-lain. Nah, daya imajinasi anak yang tinggi ini perlu terus dikembangkan, agar dia menjadi orang yang kreatif nantinya.

Untuk mengembangkan imajinasi anak, teman bloger perlu ingat bahwa daya imajinasi berkaitan erat dengan kreativitas.

Anak yang berimajinasi tinggi dipercaya dapat menjadi orang yang kreatif, lebih cepat memecahkan masalah, mampu berpikir out of the box dan berani menghadapi tantangan. Kemampuan-kemampuan tersebut bisa menjadi modal untuk kesuksesan Si Kecil, di bidang apapun yang dipilihnya nanti. 

Membaca Menyenangkan bersama “Kumi dan Srey Lek”

membaca menyenangkan bersama kumi

Salah satu upaya saya sebagai seorang ibu pekerja menumbuhkan minat baca anak adalah mengenalkan bacaan pada si kecil sejak ia sudah bisa bubbling. Seringkali ketika saya membacakannya cerita, dia juga ikut berceloteh meskipun tidak jelas apa yang diucapkan. Pada akhirnya saya menemukan satu aplikasi membaca rekomendasi salah satu website. namanya. Melalui aplikasi ini, si kecil yang awalnya suka sekali bermain gadget akhirnya mencari aplikasi Lets Read ketika merebut gawai saya. Kemudian segera mencari cerita favoritnya.

Menjadi favorit karena tidak lain ada gambar kucing dalam cerita itu. Karena si kecil suka sekali kucing, maka tak heran jika cerita Perjalanan Kumi sangat melekat di dalam otaknya. Ya, salah satu judul yang kami sukai di aplikasi Lets Read yaitu Perjalanan Kumi.

Kumi adalah sebuah nama dari bunga spesial yang bergoyang di cabang pohon ek. Saya membaca Perjalanan Kumi bersama Isya, balita 20 bulan yang belum tahu huruf namun sangat antusias dengan kegiatan membaca. Saat itu kami iseng mencari cerita yang ada gambar “kucing”nya. Lalu bertemulah kami dengan kisah berjudul Perjalanan Kumi.

Kumi adalah bunga yang mirip ekor kucing. Begitulah orang-orang menyebutnya. Lewat Perjalanan Bersama Kumi, kami berpetualang membayangkan pohon ek di Korea.

Setiap malam, Kumi bertanya pada Bulan, “Bulan, siapakah bunga paling indah di dunia?” Namun Bulan tidak bisa menjawab. Saya dan Isya melihat Kumi seperti ekor rubah, bukan kucing. Ekor rubah yang bercabang dengan bulu-bulu yang indah. Wah, Isya senang sekali melihat Kumi.

Hal paling menyenangkan bagi saya dan Isya ketika bisa mengenal bunga-bunga paling indah di dunia. Kumi mengajak kami berpetualang lewat jendelanya. Kemudian mengenalkan Bunga Jagung yang paling indah di Jerman, Bunga Markisa di Paraguai, Bunga Mawar di Irak, Bunga Zaitun di Yunani, Bunga Dahlia di Meksiko dan Bunga Calla di Etiopia.

menjelajah dunia bersama kumi

Warna bunga-bunga di dunia ternyata menarik sekali. Ada yang berwarna ungu dengan putik biru gelap, ada juga yang berwarna putih dengan putik berwarna kuning dan hitam, ada juga merahnya mawar dengan pesonanya yang tersohor itu. Kumi berlanjut mengajak kami berpetualang melihat Bunga Bakung yang terkenal di Swedia itu. Ternyata Bunga Bakung besar sekali. Ada juga Bunga Melati di Lembah Filipina, Bunga Mawar Saron di Korea Selatan, Bunga Aster di Italia, Bunga Sakura di Taiwan dan Bunga Tulip di Belanda.

Saya belajar banyak nama-nama bunga melalui Kumi, serta mengenal warna, struktur, dan bentuknya yang beraneka ragam. Lets Read membawa kami berpetualang menemukan banyak nama-nama bunga di berbagai negara. Selain saya yang antusias, si kecil juga ikut bahagia melihat warna-warni bunga. Seru sekali!

Bukan hanya berpetualang bersama Kumi, tapi kami juga sangat senang membaca kisah Srey Lek Mencari Pulau Naga. Seketika Isya berperan sebagai Srey Lek. Menghentak-hentakkan kaki ke lantai dan mulai berlarian kesana kemari mencari boneka dinosaurusnya yang mirip naga. Membaca tidak pernah semenyenangkan ini bagi kami. Gambar-gambar yang ditampilkan menjadi pemantik imajinasi yang kuat bagi si kecil. Wah, bisa berjam-jam kami menghabiskan waktu bersama untuk bermain peran sebagai Srey Lek atau Kumi.

membaca menyenangkan bersama srey lek

Petualangan Tanpa Batas Meningkatkan Imajinasi

Tiap kali Isya saya bacakan sebuah cerita, ia selalu memberikan isyarat tubuh mengerti dengan mengangguk-anggukkan kepalanya. Atau matanya membesar dan fokus menyimak suara dan ekspresi wajah saya saat membaca. Saya percaya bahwa saat itu, imajinasinya mulai terangsang dan Isya pun mampu mengembangkan kerangka berpikirnya.

Seperti halnya ketika ia membaca Perjalanan Bersama Kumi maupun kisah Srey Lek Mencari Naga. Hal menyenangkan yang dikemas dalam kegiatan membaca ini saya yakini akan menumbuhkan kreatifitasnya, serta memberinya ruang untuk mengeksplorasi apa yang sedang dipikirkannya.

lets read membaca menyenangkan

Daya Imajinasi Tinggi Dapat Dihasilkan dari Hobi Membaca

Mengutip pengertian imajinasi dari Literacy Works, Why Read? Reason #6: Knowledge is Power but Imagination is More Valuable bahwa imajinasi adalah daya pikir seseorang untuk membayangkan atau menciptakan suatu gambaran pada pikirannya. Pada anak, daya imajinasi ini sangat baik untuk membuatnya dapat berpikir lebih luas tentang suatu hal tanpa adanya batasan. Dengan begitu, keterampilan dan kemampuan anak untuk menyelesaikan masalah atau membuat sesuatu yang baru dapat lebih berkembang.

Maka dari itu, penting untuk meningkatkan daya imajinasi anak menjadi lebih tinggi. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menumbuhkan hobi membaca. Contohnya, dengan membaca komik atau cerita bergambar, anak dapat membayangkan gambaran dari isi cerita sehingga imajinasinya meningkat. Hal tersebut dapat memberi efek baik pada kreativitasnya.

Selain itu, dengan semakin banyak membaca, pikiran seseorang semakin tercerahkan. Pengetahuan yang lebih banyak dapat meningkatkan cara berpikir dan memperluas jangkauannya. Saat membaca, imajinasi anak dan ibu dapat terangsang karena otak sebelah kanan yang lebih aktif. Hal tersebut juga dapat meningkatkan konektivitas di otak dan meningkatkan fungsi otak. Nah, inilah mengapa saya ingin sekali si kecil punya hobi yang sama dengan saya, yaitu membaca.

Selain meningkatkan daya imajinasi, membaca juga punya fungsi lain yang tak kalah pentingnya, yaitu :

1. Meningkatkan Daya Ingat

Salah satu manfaat yang dapat dirasakan oleh anak ibu saat mempunyai hobi membaca adalah daya ingat yang lebih tajam. Hal tersebut terjadi ketika anak berusaha mengingat alur cerita yang ada di dalam buku, sehingga tidak mudah untuk lupa. Maka dari itu, penting untuk meningkatkan hobi baca pada anak.

manfaat membaca

2. Memperbanyak Perbendaharaan Kata

Membaca lebih banyak buku akan membuat anak mendapatkan kosa kata baru untuk dipelajari. Hal tersebut baik untuk memperbanyak pilihan kata dan mungkin saja dirinya akan mencari tahu arti dari kata tersebut. Sehingga, satu pelajaran baru akan bertambah untuk meningkatkan kecerdasannya.

Selain itu, untuk meningkatkan daya imajinasi anak, ibu dapat bertanya tentang kesan yang ditimbulkan dari isi buku tersebut. banyak para pakar mendorong kita sebagai seorang ibu untuk mendiskusikan semua hal yang berhubungan di dalamnya dan apa saja yang dipelajari oleh anak. Boleh juga untuk menyarankan anak agar membuat buku cerita versinya sendiri sehingga daya nalarnya lebih tinggi.

Wah ini saya banget!

isya bersama aplikasi lets read

isya dan aplikasi Lets Read

 

Penting juga untuk tidak pernah membatasi daya imajinasi anak agar kreativitasnya terus berkembang. Disarankan untuk tidak mengkonfrontasi semua ide yang dimilikinya, tetapi bertanya alasan hal tersebut dilakukan. Mungkin saja ia berpikiran sesuatu yang belum terpikirkan oleh kita sebelumnya. Seperti pada kisah The Little Prince. Penting untuk membebaskan anak selama masih dalam pengawasan.

Teman bloger sekalian juga bisa mengasah daya imajinasi anak, meningkatkan kreativitas serta mengasah ketajaman berpikirnya dengan mengunggah Lets Read di gawai. Apalagi selama masa pandemi seperti ini, pilihan membaca buku akan lebih menyenangkan bukan? Namun seperti kata pepatah, tak ada buku gadget pun jadi. Untuk itulah Lets Read hadir di tengah-tengah kita. Teman bloger bisa mengunduh aplikasi Lets Read melalui

aplikasi lets read

Yuk jadikan membaca menyenangkan bagi anak-anak dengan berpetualang bersama tokoh-tokoh favoritnya di aplikasi Lets Read! Selamat membaca!

Baca Juga Lets Read Aloud! Membaca Menyenangkan ala Isya

Referensi :
Perjalanan Kumi – Lets Read
Why Read? Reason #6: Knowledge is Power but Imagination is More Valuable by Literacy Works